jump to navigation

Odong-Odong, Kereta Bocah Murah Meriah Desember 10, 2007

Posted by indra kh in business, mainan, topics.
trackback

Dulu ketika masih anak-anak jika ingin menaiki mainan sejenis mobil-mobilan atau kuda-kudaan kita harus mendatangi pusat perbelanjaan. Jumlah lokasinya pun belum sebanyak sekarang. Untuk menaiki mainan tersebut kita harus membeli koin khusus yang dijual pengelola. Kebutuhan setiap koin pada setiap mainan berbeda-beda, ada yang membutuhkan satu koin atau dua koin.

“Odong-odong berbentuk mobil-mobilan (indrakh)”

Namun kini beberapa permainan yang biasanya hanya dijumpai di Mal atau pusat perbelanjaan itu justru sering kita jumpai mendatangi daerah-daerah pemukiman. Dengan sejumlah modifikasi, kiddie ride ini bisa disewakan secara berkeliling. Nama permainan yang ditempatkan di atas kendaraan jenis becak ini adalah odong-odong. Entah darimana asal mula nama tersebut.

Kini para bocah tak perlu lagi repot-repot mendatangi Mal. Mereka cukup nangkring di depan rumah menunggu tukang becak mainan itu lewat. Untuk menaiki kereta mainan tersebut setiap anak cukup membayar 1000 rupiah per-lagu. Selain untuk menarik minat anak-anak, permainan ini memang menggunakan lagu, sebagai hitungan pembayaran sewanya.

Bentuk odong-odong bermacam-macam, ada yang berbentuk mobil, pesawat, kuda, motor bahkan ada odong-odong yang dibentuk menyerupai bianglala (permainan di dunia fantasi, Ancol). Semuanya tentu ukuran mungil, bukan ukuran sebenarnya.

Setiap becak biasanya memiliki empat buah mainan. Untuk menggerakkan masing-masing tunggangan, odong-odong memanfaatkan dinamo sebagai tenaga penggerak. Tukang odong-odong harus mengayuh becaknya untuk memutar dinamo. Semakin banyak bocah yang naik maka sang tukang harus ekstra energi untuk mengayuh pedal. Konsepnya hampir mirip dinamo pada sepeda ontel. Bedanya pada odong-odong sang tukang bisa mengayuh tanpa perlu melajukan becaknya.

Entah siapa yang menjadi pionir pembuatan mainan anak-anak ini. Namun salah satu produsennya bisa kita jumpai di kawasan Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Mulyadi, sang pemilik bengkel odong-odong sudah merintis bisnis mainan bocah ini sekitar tahun 2003. Demikian menurut informasi yang saya kutip dari Tabloid Nova.

Sekarang kiddie ride ini tak hanya merambah ibukota dan kota-kota besar di Jawa. Bocah-bocah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi pun kini dilanda demam odong-odong.

Apakah Anda juga saat ini sering melihat mainan anak-anak ini lewat di depan rumah?

About these ads

Komentar»

1. roffi - Desember 11, 2007

wah baru tau namanya odong2 hihihih

@ roffi: memang nama yang aneh. Tidak tahu darimana asalnya :D

2. Rully - Desember 11, 2007

ternyata mang odong sok nyewa odong-odong :mrgreen:

@ Rully: uran ge pas ngadenge ngarana hayang seuri sorangan :D

3. peyek - Desember 11, 2007

lho apa nama odong-odong ini dari bahasa sunda ya?

@ peyek: entahlah cak siapa yang pertamakali memberi nama. Konon Odong-odong ini berasal dari kata Andong. Jauh juga, yah :D

4. gies - Desember 11, 2007

ooo jd namanya odong-odong…baru tahu saya..padahal sering liwat di depan rumah saya…

@ gies: yup

5. kangguru - Desember 11, 2007

horeeee ka taman lalu lintas…. terus ka derenten

@ kangguru: hanyakal ayeuna ayana nya, wak. Coba mun kapungkur meureun uwak naek, hehe

6. iffata - Desember 11, 2007

Zahra terlihat miiriiip banget dengan mas Indra. *kagum*

@ iffata:mirip ya? [mikir Mode ON]

7. Rully - Desember 12, 2007

@ iffata: iya, Zahra mirip bangget Indra. /* kasihan */ :mrgreen:

/* becir … */

@ Rully: Kadieu euy ulah ngabecir, diudag geura ku urang.

8. roisz - Desember 12, 2007

zahra itu siapa?
yang nangis paling depan ya?

@ roisz: zahra itu anaknya orang ganteng :D

9. roffi - Desember 12, 2007

eta budak ceurik karunya.. :smile:

@ roffi: tah eta, karunya abdi ge :D ngan nuju sibuk photo2 atuda, hehe

10. Biho - Desember 14, 2007

janteun kumalayang ka zaman Asia-Afrika Plaza, asa waraas.

@ Biho: heuheuy Romano tea nya, kang :D

11. andri - Desember 18, 2007

sip pak , kisah ini , aqu baru tahu kalo mang odong mungkin dulunya sering… pake odong-odong gitu ya..he..he. . ya pak photo putrimu itu ,..emang mirip abahnya alias bapake… dh berapa kali zahra pake odong pak??

@ Andri: yah berkali-kali, pak

12. ladokutu - Desember 18, 2007

udah pernah naik itu mas??

kalau udah cerita in yach

@ ladokutu: waah belum pernah lah, itukan buat bocah, hehe. Paling jaman masih anak-anak dulu naik mobil koin. Trims sudah mampir :)

13. Sayap KU - Desember 19, 2007

Sering lihat disekitar Fatmawati, dan baru tahu itu namanya odong-odong. Gak ada untuk dewasa ya mas?

-Ade-

@ Ade: kayaknya belum ada tuh. Tapi kalau ada lucu juga, orang dewasa naek odong2, hehe. Cuman kasihan tukang odong2nya :D

14. Ibrahim - Desember 19, 2007

Saya mo gerobak odong-odong, ada referensi gak contact personnya ?

Terimakasih

@ Ibrahim: maaf pak, kalau cp-nya belum punya saya. Coba menghubungi redaksi Nova via email ke nova@gramedia-majalah.com soalnya mereka pernah memuat artikel tentang kisah sukses juragan odong-odong.

15. Ibrahim - Desember 19, 2007

maksudnya, sy mo beli gitu

16. adib - Februari 16, 2008

saya sangat tertarik dengan odong2.daerah sata di kaliwungu kendal.boleh tahu pusat penjualan odong2 ada dimana.kelihatannya saya tertarik untuk membelinya.toling beritahukan spesifikasinya secara detail berikut harganya

17. Mendulang Rupiah dari Pembalap Bocah « Indra KH - Februari 28, 2008

[...] saya lihat semakin unik. Misalnya ada odong-odong, yang juga pernah saya bahas pada tulisan “Odong-Odong, Kereta Bocah Murah Meriah.” Kini ada lagi, yaitu sepeda motor mungil sewaan. Pintu rejeki orang memang [...]

18. Bebersih Taman Lansia; Memungut Sampah, Ngopi Hingga Nonton Ular Sanca « Indra KH - April 28, 2008

[...] Banyaknya pedagang kaki lima dan aneka pertunjukan di Taman Lansia, dari mulai topeng monyet, odong-odong sewaan, pengamen hingga tontonan ular sanca membuat sebagian orang tak hanya sibuk memungut sampah, [...]

19. Artha - Februari 25, 2009

hehehehehhe
saya juga baru tahu klo permainan ini disebut odong-odong

20. darsini - Juni 14, 2009

mau beli odong odong bekas / second buat dijakarta barat hub sanjaya 0815 1043 0958 atau (021)988 21977

21. darsini - Juni 14, 2009

mau cari odong odong second buat dijakarta barat hub 088151043 0958 atau (021) 988 21977 sanjaya

22. Dedi A - Agustus 24, 2009

saya mau jual odong-odong, kalau di jakarta yg pasti tidak ada & hanya saya yg buat sendiri. terbuat dari bhn fibre ada (gajah,kuda,ayam.pelikan). Jika minat silahkan hub, dedi : 081514283229

23. ariadi - September 8, 2009

kira2 brapaan sih harga odong – odong unitnya tolong kasih tau ya soalnya aq mau mulai usaha tersebut…

24. baim - September 30, 2009

Mohon info menenai pejualan odong-odong koin, seperti ada yg ada di depan alfarmart……bagi yg mengetahui nya mohon email ke saya di baim_bahagia_slalu@yahoo.com.

Tengkyu

25. Bambang Irawan - November 2, 2009

mohon info dimana bisa beli odong odong. harganya berapa?
hub. saya di : bambangcancer@yahoo.com.sg
telp: 081364267128

26. Anwar - Februari 20, 2010

pak mau pesan odong-odong kemanayah dan harganya berapa

27. joko - Juni 9, 2010

mohon info nama,alamat,hp produsen mainan anak2 TERMASUK ODONG2,trima kasih

28. Kocis - Juni 30, 2010

Odong-odong, berperan membangun karakter bangsa, mengapa? karena justru pengusaha kecil inilah yang menyuarakan ke telinga anak2 bangsa kita berupa lagu anak2 sesuai komsumsinya. bukan pengusaha besar yang masuk ke rumah kita berupa televisi. Coba teliti sekarang apakah masi ada lagu anak2 di TV? ….ya tidak ada karena tidak PROFIT. saya juga bangga odong-odong yang ramah lingkungan, murah, dan merakyat.

29. rahmat - Maret 14, 2011

bisa sms alamat bpk ke email saya

30. feni - Mei 26, 2011

(aduh maaf, yang pertama salah copas)
Ini ada lagu NAIK ODONG-ODONG:

31. Rivan Pratama - Agustus 7, 2011

untuk daerah tasikmalaya,dimana saya bisa pesan?

32. iyan - Agustus 17, 2011

saya mau jual model odong-odong sama dengan gambar di atas kondisi 90% jual 3 juta (nego), hub; 083811236982/021-37624614

terima kasih

33. narna - September 25, 2011

mas kalo mo pesen/beli odong2 dimana ya

evar0sdiana - Oktober 26, 2011

saya jual odong-odong second 3 unit tapi sepertinya perlu pengecatan ulang, 2 unit kincir angin dan 1 unit perahu. dijual cepat 2 jt/ unit (NEGO)

saprultuni - November 18, 2011

udah kejual mbak? hub aku kalau belum yah

linda tandililing - Juni 1, 2013

alamatnya dimana ya…? thx

34. Mahmudi - Desember 7, 2011

kalau odong2nya masih ada hubunga saya di : 081808928393


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 183 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: