<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Quo Vadis Kawasan Bandung Utara</title>
	<atom:link href="http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/</link>
	<description>"Jalan-jalan Penuh Cerita"</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2009 07:35:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Roosdiarto Rooskandar, ST.</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-4157</link>
		<dc:creator>Roosdiarto Rooskandar, ST.</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 18:22:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-4157</guid>
		<description>Terimakasih atas perhatiannya pada pelestarian lingkungan hidup di Bandung. Memang oleh DPRD Kota Bandung pun sejak tahun 2003, Kawasan Bandung Utara sudah ditetapkan sebagai daerah resapan air, dan hutan lindung untuk menjaga ketersediaan oksigen di sekitar Bandung. Juga memang daerah dengan kemiringan ekstrim bukan untuk dibangun, mengingat bahaya longsor ketika musim hujan. Pembangunan terus menerus tanpa kendali di Kawasan Bandung Utara akan mengakibatkan banjir meluas menimpa Saudara-Saudara kita di Bandung Selatan. Tapi kenyataannya, peraturan tinggal peraturan. Manusia-manusia yang sudah tidak perduli dengan lingkungan dan keselamatan manusia di sekelilingnya tetap saja &quot;tutup telinga&quot;, dan seolah-olah tidak tahu keberadaan &quot;banyak peraturan/UU&quot; mengenai Tata Ruang dan Lingkungan Hidup tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih atas perhatiannya pada pelestarian lingkungan hidup di Bandung. Memang oleh DPRD Kota Bandung pun sejak tahun 2003, Kawasan Bandung Utara sudah ditetapkan sebagai daerah resapan air, dan hutan lindung untuk menjaga ketersediaan oksigen di sekitar Bandung. Juga memang daerah dengan kemiringan ekstrim bukan untuk dibangun, mengingat bahaya longsor ketika musim hujan. Pembangunan terus menerus tanpa kendali di Kawasan Bandung Utara akan mengakibatkan banjir meluas menimpa Saudara-Saudara kita di Bandung Selatan. Tapi kenyataannya, peraturan tinggal peraturan. Manusia-manusia yang sudah tidak perduli dengan lingkungan dan keselamatan manusia di sekelilingnya tetap saja &#8220;tutup telinga&#8221;, dan seolah-olah tidak tahu keberadaan &#8220;banyak peraturan/UU&#8221; mengenai Tata Ruang dan Lingkungan Hidup tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mengelola Air Cara Desa Ciburial &#171; Abula45 &#124; Pusat Informasi Digital</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-4139</link>
		<dc:creator>Mengelola Air Cara Desa Ciburial &#171; Abula45 &#124; Pusat Informasi Digital</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 12:59:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-4139</guid>
		<description>[...] Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Sebelum tahun 2000, ribuan warga desa yang tinggal di Kawasan Bandung Utara itu hidup di tengah krisis air. Untuk mendapatkan air, warga Ciburial harus turun naik lembah atau [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Sebelum tahun 2000, ribuan warga desa yang tinggal di Kawasan Bandung Utara itu hidup di tengah krisis air. Untuk mendapatkan air, warga Ciburial harus turun naik lembah atau [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abula45</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-4137</link>
		<dc:creator>Abula45</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 18:31:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-4137</guid>
		<description>Tidak ada kata &#039;&#039;terlambat&#039;&#039; untuk menyelamatkan alam kita, tempat tinggal kita, rumah kita, KBU.
Demi masa depan anak-anak kita.
Selamatkan Kawasan Bandung Utara.

Salam Kenal,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada kata &#8221;terlambat&#8221; untuk menyelamatkan alam kita, tempat tinggal kita, rumah kita, KBU.<br />
Demi masa depan anak-anak kita.<br />
Selamatkan Kawasan Bandung Utara.</p>
<p>Salam Kenal,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ferry</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-4033</link>
		<dc:creator>Ferry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 06:55:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-4033</guid>
		<description>Wah...wah...sejak 1996 saya bertugasi di sekitar bukit dago utara sekitar dogo tea house...udara masih nyaman, tiap memandang jendela dari lantai 2-3 rasanya hati adem tentrem nglihat pemandangan indah ke bukit rimbun, eeh tahun 2000an mulai berubah sedikit-sedikit tiap dipandang kok makin gersang...eh belakangan pembangungan kompleks memaksakan dirinya juga...selentingan...berbagai kalangan diabaikan juga akhirnya kalah juga lingkungan hidup dengan realita komersial...oh dunyaaa...oh dunyaaa...mugi dihampura &amp; disadarkeun para pengambil keputusan...gitu tahhh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah&#8230;wah&#8230;sejak 1996 saya bertugasi di sekitar bukit dago utara sekitar dogo tea house&#8230;udara masih nyaman, tiap memandang jendela dari lantai 2-3 rasanya hati adem tentrem nglihat pemandangan indah ke bukit rimbun, eeh tahun 2000an mulai berubah sedikit-sedikit tiap dipandang kok makin gersang&#8230;eh belakangan pembangungan kompleks memaksakan dirinya juga&#8230;selentingan&#8230;berbagai kalangan diabaikan juga akhirnya kalah juga lingkungan hidup dengan realita komersial&#8230;oh dunyaaa&#8230;oh dunyaaa&#8230;mugi dihampura &amp; disadarkeun para pengambil keputusan&#8230;gitu tahhh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ayahfaqih</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-3581</link>
		<dc:creator>ayahfaqih</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 12:34:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-3581</guid>
		<description>Ku maha atuh a?
Lieur amang ge. Sok ngabanggakeun bandung kota endah tapi nyatana ...?
Susukan janten aralit, tapi sakalieun hujan rada badag, banjir jeung caah dadakan ngancam.
Ku maha atuh a?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ku maha atuh a?<br />
Lieur amang ge. Sok ngabanggakeun bandung kota endah tapi nyatana &#8230;?<br />
Susukan janten aralit, tapi sakalieun hujan rada badag, banjir jeung caah dadakan ngancam.<br />
Ku maha atuh a?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: andri</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-3562</link>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 02:10:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-3562</guid>
		<description>&quot;Sedih juga, kalo bandung utara dh beralih fungsi. Btul pak, waktu aqu sesepedahan di kawasan ini, kalo nggak cuaca mendung, dh kerasa panasnya, habis banyak pohon-pohon yang ditebangi tuk proyek-proyek, macem-realestate, perumahan, 

Yach entahlah siapa yang salah ya.. moga kawasan ini mulai di tata ulang kembali, semoga. Kalo gak, jika musim hujan bisa-bisa Bandung kota kena banjir, karena ndak ada resapan air, moga gak kejadian tuch .&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Sedih juga, kalo bandung utara dh beralih fungsi. Btul pak, waktu aqu sesepedahan di kawasan ini, kalo nggak cuaca mendung, dh kerasa panasnya, habis banyak pohon-pohon yang ditebangi tuk proyek-proyek, macem-realestate, perumahan, </p>
<p>Yach entahlah siapa yang salah ya.. moga kawasan ini mulai di tata ulang kembali, semoga. Kalo gak, jika musim hujan bisa-bisa Bandung kota kena banjir, karena ndak ada resapan air, moga gak kejadian tuch .&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: roisz</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-3514</link>
		<dc:creator>roisz</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 03:09:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-3514</guid>
		<description>maaf kang Indra, tapi saya punya kapital dan bandung merupakan sebuah tempat dengan lahan dan potensi yang sangat bagus

mungkin, untuk ke depannya saya akan mengembangkan bandung, dan membujuk pemerintah kota untuk mendirikan beberapa layanan dan fasilitas umum

1. mall yang supermewah
2. factory outlet
3. restoran
4. pemukiman super mewah
5. parking area

kalau masalah hutan dan lingkungan, itu bukan urusan saya. yang jadi urusan saya adalah bagaimana bisnis saya bisa berkembang, toh palingan yang ngerasain bukan kita, biar anak cucu kita aja yang mikir nantinya bagaimana teknologi untuk mengatasi, biarkan saja mereka hidup pada zamannya, tidak usah mereka mengetahui bagaimana indahnya bandung di masa kita dan para pendahulu kita sebelumnya, biarkan mereka hidup dalam suhu yang panas, cuaca yang tidak menentu, dan lingkungan yang ruksak balantrak

yang penting saya KAYA RAYA

------------------------------------------------------------------
&quot;maaf, ini mah cuman orang bandung yang nasteung kulantaran bandung jadi sumpek, macet teu eureun-eureun, hareudang jeung panas teu iuh-iuh, selokan mampet, sungai kotor tiada tara, mungkin ini dalam rangka pengubahan image bandung dari &quot;parijs van java&quot; menjadi &quot;dakkar van java&quot;akibat beberapa hal di atas juga akibat pembangunan yang dirasa kurang berpihak pada sisi perlindungan terhadap lingkungan hidup, khususnya makhluk hijau&quot;

&lt;strong&gt;@ roisz: beuu, sabar juragan. Tapi nyaan keuheul sayah geh &lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf kang Indra, tapi saya punya kapital dan bandung merupakan sebuah tempat dengan lahan dan potensi yang sangat bagus</p>
<p>mungkin, untuk ke depannya saya akan mengembangkan bandung, dan membujuk pemerintah kota untuk mendirikan beberapa layanan dan fasilitas umum</p>
<p>1. mall yang supermewah<br />
2. factory outlet<br />
3. restoran<br />
4. pemukiman super mewah<br />
5. parking area</p>
<p>kalau masalah hutan dan lingkungan, itu bukan urusan saya. yang jadi urusan saya adalah bagaimana bisnis saya bisa berkembang, toh palingan yang ngerasain bukan kita, biar anak cucu kita aja yang mikir nantinya bagaimana teknologi untuk mengatasi, biarkan saja mereka hidup pada zamannya, tidak usah mereka mengetahui bagaimana indahnya bandung di masa kita dan para pendahulu kita sebelumnya, biarkan mereka hidup dalam suhu yang panas, cuaca yang tidak menentu, dan lingkungan yang ruksak balantrak</p>
<p>yang penting saya KAYA RAYA</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
&#8220;maaf, ini mah cuman orang bandung yang nasteung kulantaran bandung jadi sumpek, macet teu eureun-eureun, hareudang jeung panas teu iuh-iuh, selokan mampet, sungai kotor tiada tara, mungkin ini dalam rangka pengubahan image bandung dari &#8220;parijs van java&#8221; menjadi &#8220;dakkar van java&#8221;akibat beberapa hal di atas juga akibat pembangunan yang dirasa kurang berpihak pada sisi perlindungan terhadap lingkungan hidup, khususnya makhluk hijau&#8221;</p>
<p><strong>@ roisz: beuu, sabar juragan. Tapi nyaan keuheul sayah geh </strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Si Komo</title>
		<link>http://indrakh.wordpress.com/2008/04/23/quo-vadis-kawasan-bandung-utara/#comment-3479</link>
		<dc:creator>Si Komo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 11:36:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrakh.wordpress.com/?p=152#comment-3479</guid>
		<description>Alih fungsi kawasan hijau menjadi lahan garapan atau perumahan mewah memang sudah mendekati sisi kritis. Sebagai contoh saja kawasan hutan dilereng gunung tangkuban perahu dari lembang sampai cisarua semakin menyempit. 

Kalau kita jalan-jalan ke sekitar lereng gunung tangkuban perahu disana banyak terdapat villa/perumahan mewah yang langsung berbatasan dengan kawasan hutan atau kebun teh. 

Kawasan Jayagiri pun akan dibuka bagi para pemilik modal untuk menanam tumbuhan budidaya atau rempah-rempah dengan keuntungan 80 % untuk pemilik modal, 20 % untuk pejabat perhutani dan 10 % untuk keuntungan pengelola lahan ( rakyat jelata).

Kawasan Caringin 3 (cicaheum ke atas) merupakan kawasan yang gersang dan gundul tidak jauh berbeda dengan Punclut. Hutan yang sejatinya sebagai kawasan hujau kini sudah beralih fungsi oleh tangan-tangan &lt;b&gt;manusia yang kaya harta namun miskin hati nurani dan orang-orang yang miskin harta dan juga miskin hati nurani&lt;/b&gt;

Terkadang, kita baru sadar kehilangan sesuatu, manakala sesuatu itu kita perlukan namun tak ada lagi di tempatnya. Di tempat itu ternyata telah ada sesuatu yang &lt;b&gt;baru&lt;/b&gt;, diinginkan atau tidak, sebagai pengganti sesuatu yang hilang. Di saat itulah kita merasa sangat membutuhkan sesuatu yang hilang itu, meskipun sesuatu yang baru juga &lt;i&gt;sedikit&lt;/i&gt; bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alih fungsi kawasan hijau menjadi lahan garapan atau perumahan mewah memang sudah mendekati sisi kritis. Sebagai contoh saja kawasan hutan dilereng gunung tangkuban perahu dari lembang sampai cisarua semakin menyempit. </p>
<p>Kalau kita jalan-jalan ke sekitar lereng gunung tangkuban perahu disana banyak terdapat villa/perumahan mewah yang langsung berbatasan dengan kawasan hutan atau kebun teh. </p>
<p>Kawasan Jayagiri pun akan dibuka bagi para pemilik modal untuk menanam tumbuhan budidaya atau rempah-rempah dengan keuntungan 80 % untuk pemilik modal, 20 % untuk pejabat perhutani dan 10 % untuk keuntungan pengelola lahan ( rakyat jelata).</p>
<p>Kawasan Caringin 3 (cicaheum ke atas) merupakan kawasan yang gersang dan gundul tidak jauh berbeda dengan Punclut. Hutan yang sejatinya sebagai kawasan hujau kini sudah beralih fungsi oleh tangan-tangan <b>manusia yang kaya harta namun miskin hati nurani dan orang-orang yang miskin harta dan juga miskin hati nurani</b></p>
<p>Terkadang, kita baru sadar kehilangan sesuatu, manakala sesuatu itu kita perlukan namun tak ada lagi di tempatnya. Di tempat itu ternyata telah ada sesuatu yang <b>baru</b>, diinginkan atau tidak, sebagai pengganti sesuatu yang hilang. Di saat itulah kita merasa sangat membutuhkan sesuatu yang hilang itu, meskipun sesuatu yang baru juga <i>sedikit</i> bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
