Kardus bekas di mata seorang juru parkir di Kantin Dago, Bandung ternyata memiliki manfaat yang lain lagi. Dengan kardus bekas tersebut ia mencoba memberikan nilai tambah bagi para pengunjung bersepeda motor yang parkir di lahan yang dikelolanya.
Kardus bekas bagi kebanyakan orang mungkin hanyalah sampah yang tidak berguna; ditumpuk di gudang atau dibuang begitu saja. Meskipun memang ada juga sebagian orang yang memanfaatkannya kembali agar bisa menghasilkan uang, seperti yang dilakukan oleh pengrajin asesoris atau para pemulung yang menjualnya ke ke pengumpul barang bekas.
Kardus bekas di mata seorang juru parkir di Kantin Dago, Bandung ternyata memiliki manfaat yang lain lagi. Dengan kardus bekas tersebut ia mencoba memberikan nilai tambah bagi para pengunjung bersepeda motor yang parkir di lahan yang dikelolanya. Kardus bekas itu ia jadikan penutup jok sepeda motor untuk melindunginya dari teriknya cahaya matahari. Maksudnya agar para pengunjung tidak merasa panas ketika menggunakan lagi sepeda motornya.
Mungkin yang dilakukannya sederhana, namun saya pikir tidak banyak juga juru parkir yang berpikiran seperti bapak ini. Dengan ide kreatifnya itu sang juru parkir tersebut saya lihat bisa mendapatkan bayaran yang lebih dibandingkan dengan tarif parkir motor pada umumnya. Saya lihat orang yang parkir di sana ada yang memberi bayaran 2000 Rupiah, dan ada juga yang 5000 Rupiah juga. Boleh jadi para pengunjung kantin yang membawa sepeda motor merasa diuntungkan, sehingga ikhlas saja untuk memberikan uang lebihan kepada juru parkir yang sudah sepuh ini.
***
Memang terkadang sebuah barang bekas itu bagi sebagian orang masih bisa memiliki nilai guna.

Waawww..
Pola Pikir yang sanagat kreatif…
kardus bekas memang bermanfaat pa lagi klw banyk tuh bisa dijual he2x sukses yahhh
motor DINK nya kayaknya keren om
iya ya kenapa walau simple simple gitu kadang hanya sedikit yang niru,
kalau ditempat ane mah cuman yang penting narikkin uang :nohope:
btw salam kenal, berkunjung untuk mendapat teman baru ^_^