jump to navigation

Salah Tempat Duduk Agustus 23, 2013

Posted by indra kh in hidup, transportasi.
Tags: , ,
trackback

Ini cerita tentang salah memilih tempat duduk di Kereta Api (KA). Meskipun bukan saya yang mengalami, namun kejadian salah tempat duduk di KA ini sering terjadi. Saya melihatnya tidak hanya sekali dua kali. Suka heran juga, apakah ketika sebelum naik tidak sempat memeriksa dulu dia seharusnya duduk di gerbong mana dan kursi berapa? Kurang teliti? Ataukah memang tidak tahu? Kalau tidak tahu kan sebenarnya bisa bertanya kepada petugas KA. Tapi ya itulah terkadang orang kita itu suka malas bertanya. Akhirnya malu bertanya, tersesat  di gerbong. :)

Teliti nomor kursi, sebelum duduk di kereta api (dok-indrakh)

Teliti nomor kursi, sebelum duduk di kereta api (dok-indrakh)

Mungkin menurut kita simpel sih, kalau salah ya tinggal pindah saja tempat duduk. Tapi sebenarnya tidak selalu sesederhana itu. Kalau orang yang salah tempat duduk itu bawaan barangnya banyak, luar biasa itu kalang kabutnya. Apalagi KA sudah mau berangkat. Suka kasihan. Padahal mereka itu sudah enak duduk. Tapi ya mau bagaimana lagi. Mau tidak mau mereka harus pindah, meskipun sambil repot dengan barang-barangnya yang bejibun. Padahal mungkin sebelumnya ketika dia masuk ke KA dibantu oleh porter.

Kemarin juga saya sempat mengalami kursi  di KA sudah ditempati sebuah keluarga. Kasihan juga sebenarnya melihatnya, selain barang  bawaannya banyak dia sudah mengubah posisi kursi agar berhadap-hadapan. Kalau kelasnya sama mungkin masih bisa lah kompromi kita yang pindah, itupun harus bertanya dulu kepada petugas KA karena berarti tempat duduk tidak sesuai dengan yang tertera di tiket, nah tapi kalau kelasnya juga beda? Ya terpaksa yang bersangkutan harus pindah.

Terkadang suka kesel juga sih kalau ada yang ngeyel bahwa tempat duduknya memang di kursi kita. Belum apa-apa sudah emosi. “Ini sudah bener, lihat tuh nomor kursinya!” Akhirnya harus perlahan menjelaskan kepada yang bersangkutan, bertanya setiap poin. Bapak di gerbong berapa? Kelas bisnis atau eksekutif? Nah setelah itu baru biasanya dia sadar. Ooohh iya….saya bukan di sini. Harus pindah berarti, ya? Iya jawab saya :) Kalau ada kejadian semacam ini kepala harus sama-sama dingin. Namun kalau di saat pulang kerja dan terasa lelah, kesalnya bukan main.

Mungkin ini bisa jadi pelajaran buat kita. Teliti itu bukan hanya ketika sebelum membeli saja, tapi juga harus teliti terhadap identitas kursi, sebelum duduk di kereta api.

About these ads

Komentar»

1. Akiniaki - Agustus 23, 2013

Iya pisan Kang. Serba salah ya :)

indra kh - Agustus 23, 2013

Kursi kita yang ditempati, tapi yang bersangkutan yang keukeuh bin emosi :)

2. capung2 - Agustus 23, 2013

bnr sekali.. malu bertanya akhirnya sesat digerbong ya pak..

indra kh - Agustus 23, 2013

Tapi kalau banyak bertanya, malu-maluin pak, hehe

3. chris13jkt - Agustus 23, 2013

Pernah juga aku ngalamin begitu, tempat dudukku sudah diduduki orang ketika aku naik, sudah ditanya baik-baik malah ngotot. Cuma berbeda nomor di gerbong yang sama sebetulnya, tapi karena dia ngotot dan emosi, yang semula aku mau menawarkan tukaran tempat duduk jadi malas deh. Akhirnya ya memang dia yang harus pindah, itupun harus kondektur yang minta dia pindah ke tempat duduk yang seharusnya.

4. Parlina Wi - Agustus 23, 2013

enaknya kalau sama-sama kepala dingin, tapi kalau mainnya uda urat bisa bikin dongkol seharian :)

5. Yudhi Hendro - Agustus 24, 2013

wahm keretanya bagus ya, kang. kabinnya kayak di pesawat terbang

6. duniaely - Agustus 25, 2013

wah .. kebayang ya mas susahnya kalau salah tempat duduk bgt

7. yandi@obatjantung - Agustus 28, 2013

he he biasanya orang baru naik kereta yang malu bertanya atau sok sudah pernah naik kereta he he. harusnya petugas bisa mengarahkan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 178 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: