jump to navigation

Baitul Amanah, Masjid Para Musafir Jalur Selatan Agustus 16, 2010

Posted by indra kh in culture, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan, religion.
Tags: , ,
5 comments

Seperti bulan puasa di tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadhan kali ini Saya akan kembali  menulis tentang beberapa Masjid. Tulisan kali ini adalah tentang Masjid Baitul Amanah di Jamanis, Rajapolah.

Masjid Baitul Amanah, Jamanis, Rajapolah (dok-indrakh)

Jika ditanyakan nama Masjid Baitul Amanah, Jamanis, saya yakin sebagian besar dari Anda akan sedikit mengernyitkan dahi, dimanakah lokasi tepatnya? Namun jika disebutkan nama Masjid Itje boleh jadi akan langsung terbayang. Mengapa sering disebut Masjid Itje? Karena penyanyi dangdut Itje Tresnawati-lah yang mendirikan masjid ini,hasil keuntungan dari penjualan album “Duh Engkang” yang meledak di tahun 90an.

(more…)

Ngabuburit September 8, 2009

Posted by indra kh in culture, hidup, Islam, ramadhan, serbaneka.
Tags: ,
18 comments

Suasana petang di Bulan Ramadhan biasanya cenderung ramai dibandingkan bulan lainnya. Waktu Maghrib menjadi momen yang paling dinanti banyak orang. Alun-alun kota, masjid raya,  pusat belanja dan berbagai area terbuka  mendadak lebih ramai oleh aktivitas orang-orang yang ingin mengisi waktu menunggu senja di bulan puasa. Kegiatan semacam itu dikenal juga dengan istilah “ngabuburit.”

"Menyimak ceramah sore di Masjid Raya Bandung, sambil ngabuburit (dok/indrakh)

"Menyimak ceramah sore di Masjid Raya Bandung, sambil ngabuburit (dok/indrakh)

Kata ngabuburit sendiri sebenarnya berasal dari Bahasa Sunda. Dalam Kamus Bahasa Sunda yang diterbitkan Lembaga Basa dan Sastra Sunda (LBSS) disebutkan bahwa ngabuburit adalah “ngalantung ngadagoan burit,” yang artinya kurang lebih bersantai-santai sambil menunggu waktu sore. Dugaan saya, istilah tersebut menjadi terkenal di Indonesia karena peranan orang-orang Sunda di Ibukota yang turut mempopulerkannya, yang kemudian diikuti oleh media.

(more…)

Nestapa Mushala di Pusat Belanja Agustus 26, 2009

Posted by indra kh in hidup, Islam, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan.
Tags: , , ,
23 comments

Pusat perbelanjaan atau mal di negeri ini terus bertambah bak cendawan di musim hujan. Setiap tahun muncul mal baru, terutama di kota-kota besar. Namun, bila kita amati tidak banyak pusat perbelanjaan  yang menyediakan mushala yang layak dan nyaman bagi pengunjungnya. Sebagian besar pusat perbelanjaan menempatkan mushala satu lantai dengan area parkir pengunjung di basement. Padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, yang tentunya membutuhkan tempat ibadah yang nyaman untuk menunaikan shalat lima waktu.

"Petunjuk mushala di sebuah mal (doc/indrah)"

"Petunjuk mushala di sebuah mal (doc/indrah)"

(more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 114 pengikut lainnya.