jump to navigation

Jamaah Shalat Ied Ditabrak Angkot Oktober 20, 2007

Posted by indra kh in Islam, lebaran, Masjid, ramadhan.
trackback

 

Massa yang berkumpul di lokasi kejadian banyak yang terpancing emosinya. Sang supir yang masih berada di belakang kemudi dipaksa keluar. Bogem mentah pun melayang ke arah pengemudi naas ini. Ia menjadi bulan-bulanan warga.

Khatib baru saja naik mimbar seusai memimpin shalat Idul Fitri di halaman Masjid Al Ihsan Darul Hikam, Bandung, Sabtu (13/10). Mungkin baru sekitar 3 menit. Suara rem berdecit dan diiringi suara benturan keras kendaraan yang menabrak sesuatu tiba-tiba saja memecah ketenangan jamaah pagi itu. Mendengar suara tersebut sontak banyak jamaah yang berlarian ke arah jalan Ir.H Djuanda yang menjadi sumber suara, karena penasaran ingin melihat kejadian yang sebenarnya. Ternyata sebuah angkot (angkutan kota) jurusan Kebun Kelapa – Dago menabrak pembatas jalan. Akibat peristiwa ini rangkaian shalat Ied terhenti beberapa saat.

“Massa mengerumuni supir angkot Keb Kalapa-Dago (indrakh)”

Sang pengemudi konon kesulitan mengendalikan kendaraanya yang akan menabrak sejumlah jamaah shalat Ied yang menggunakan sebagian badan jalan. Namun usaha pengemudi tak berjalan mulus. Seorang bocah yang berusia sekitar 4 tahun menjadi korban, wajahnya mengalami luka-luka. Penggunaan sebagian badan jalan Ir. H. Djuanda untuk jamaah dilakukan karena keterbatasan luas halaman Masjid yang tidak mampu menampung banyaknya jamaah. Keputusan yang banyak dilakukan juga di tempat lain.

Akibat insiden tersebut massa yang berkumpul di lokasi kejadian banyak yang terpancing emosinya. Sang supir yang masih berada di belakang kemudi dipaksa keluar. Bogem mentah pun melayang ke arah pengemudi naas ini. Ia menjadi bulan-bulanan warga. Beberapa orang bahkan ada yang memprovokasi untuk membakar angkot tersebut. Beruntung warga tidak terpancing dan petugas kepolisian segera turun tangan sehingga pembakaran urung terjadi. Namun massa masih belum beranjak. Sebagian diantara mereka bahkan ada yang nekad menerobos barikade petugas keamanan setempat karena ingin melampiaskan kemarahan kepada sang supir yang tengah diamankan.

“Angkot naas yang selamat dari amukan massa (indrakh)”

Kendati keaadaan sedikit menegangkan, namun saya mendengar sedikit perbincangan lucu juga saat itu. Melihat kondisi sang supir yang mengkhawatirkan karena wajahnya bengkak penuh memar dan luka, banyak ibu-ibu yang berteriak:” Heyy lebaran ieu teh enggeus tong diteunggeulan, karunya! (“Heyy ini hari raya, supirnya jangan dipukuli, kasihan!).” Namun di antara warga ada yang menjawab “Teu nanaon da ngan sakali neunggeulanna oge! (“tidak apa-apa kan memukulnya hanya sekali!). ” Iya sih kalau dipikir, masing-masing mungkin hanya memukul satu kali namun tetap saja yang diterima sang supir berkali-kali.

***

Salah satu pelajaran yang mungkin bisa diambil untuk penyelenggaran shalat Ied di tempat lain adalah penggunaan badan jalan yang sebaiknya ditinjau ulang oleh para penyelenggara. Kalau pun terpaksa menggunakan badan jalan karena lahan yang terbatas sebaiknya aspek keamanan lebih ditingkatkan lagi.

Bagi para pengemudi kendaraan juga tetap harus berhati-hati. Kondisi jalan yang lenggang di hari raya bukan berarti bisa bebas memacu kendaraaannya, karena resiko kecelakaan lalu lintas tetap ada.

Komentar»

1. Rully - Oktober 20, 2007

itu anak yang ketabrak, sekarang gimana keadaannya ya?

@ Rully: terakhir dibawa ke Rumah Sakit, om. Belum tahu kabar terakhirnya.

2. roffi - Oktober 20, 2007

aya2 wae.. semoga kejadian tersebut ada hikmahnya bagi semua.. da nenggeulan mah moal beres masalahna.. tapi hayang oge milu nenggeulan (sakali we)🙂

@ roffi: kadang sok keuheul oge kang ningali anu ngajalankeun ugal-ugalan teh, matak mun ningali anu neungeulan sok kabita, hehe

3. roisz - Oktober 22, 2007

mekanisme penggunaan fasilitasnya mungkin harus lebih baik, misalkan bukan setengah ruas jalan, melainkan satu ruas jalan saja (jika ada pembatas), sehingga bisa lebih fokus dalam berkendara.

“saheunteuna, mun tabrakan mobil jeung mobil lah”😀

@ roisz: kejadian ini teh karena menggunakan 1 1/2ruas jalan, matak mengundang picilakaeun😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: