jump to navigation

Sunda Kadarieu (Catatan Wisuda UPI Bandung) Oktober 26, 2007

Posted by indra kh in Bandung, culture, entertainment, Jalan-jalan, seni.
trackback

 

Berbagai kreativitas seni ditampilkan di dalam kampus, dari mulai upacara adat, aksi teatrikal, konvoi becak, hingga konvoi delman. Melihat warna warni kreativitas mahasiswa pada wisuda UPI laksana melihat pesta karnaval. Orang-orang berkostum serba aneh sangat mudah dijumpai. Ada yang berdandan ala Harajuku, ada berbusana wayang orang, penari, waria, berdandan mirip wak haji, pengamen, dan masih banyak lagi.

“Upacara penyambutan wisuda di Jurusan Bahasa dan Sastra Sunda UPI, Kamis (26/10) (indrakh)”

Tak biasanya sejak pukul 06.00 WIB kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sudah sangat ramai, sejumlah jalan di lingkungan kampus dipadati banyak kendaraan. Orang yang datang ke kampus hari Kamis (26/10) kemarin sangat banyak. Bahkan kampus di Bandung Utara ini sudah mirip Gasibu. Pedagang yang menjajakan beraneka barang dan makanan mudah dijumpai di berbagai sudut. Ternyata kemeriahan ini berkaitan dengan perhelatan wisuda di kampus tersebut.

Seperti kebiasaan di berbagai perguruan tinggi pada umumnya, acara wisuda selalu diwarnai dengan berbagai aktivitas penyambutan, baik oleh organisasi kampus atau himpunan mahasiswa jurusan. Pemandangan itu saya jumpai juga dalam wisuda UPI kemarin. Sejumlah himpunan mahasiswa terlihat sibuk menyajikan aneka penyambutan bagi anggota yang baru saja merampungkan pendidikannya. Berbagai kreativitas seni ditampilkan di dalam kampus. Dari mulai upacara adat, aksi teatrikal, konvoi becak, konvoi delman, dan lain sebagainya.

“Arak-arak wisudawan menggunakan becak (indrakh)”

Melihat warna warni kreativitas mahasiswa pada wisuda UPI laksana melihat pesta karnaval. Orang-orang berkostum serba aneh sangat mudah dijumpai. Ada yang berdandan ala Harajuku, ada yang menggunakan busana wayang, penari, berdandan mirip wak haji, pengamen, dan masih banyak lagi.

“Menjemput wisudawan sambil membawa papan nama seperti para penjemput jemaah haji (indrakh)”

Salah satu aktivitas penyambutan yang menarik perhatian saya adalah yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Sunda. Dengan mengambil tajuk “Sunda Kadarieu (orang Sunda ke sini!)” perhelatan yang digelar mahasiswa dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni UPI ini menarik untuk ditonton. Seusai pengukuhan wisudawan di Gymnasium UPI, para sarjana bahasa ini diarak keliling kampus dengan diiringi tetabuhan dan gamelan minimalis. Di barisan paling depan diusung sebuah papan besar yang memuat tulisan “Sunda Kadarieu” yang menunjukkan eksistensi jurusan mereka.

Sesampainya di gedung fakultas para wisudawan disambut kembali oleh pagelaran upacara adat sunda. Dipapag (baca: dijemput) ki lengser, yang diiringi oleh sejumlah pembawa umbul-umbul dan para penari, barisan wisudawan Bahasa dan Sastra Sunda ini diantarkan ke dalam gedung Fakultas. Rangkaian penyambutan memang tidak berlangsung lama, namun saya yakin akan selalu dikenang oleh para sarjana baru ini. Salut untuk himpunan-himpunan mahasiswa di kampus UPI.

***

Acara ospek ataupun wisuda memang selalu menyisakan banyak kenangan. Apalagi bila disertai aktivitas-aktivitas unik semacam pentas seni seperti ditunjukkan mahasiswa UPI.

Melihat kemeriahan kemarin saya pun jadi ingat kembali ke masa-masa wisuda beberapa tahun silam. Saat itu saya disambut juga dengan upacara adat sunda seperti ini. Hanya bedanya seusai upacara adat kami konvoi di ruas jalan Jatinangor menggunakan sejumlah truk sampah. Sesampainya di kampus kami lalu disemprot dengan air bersih dari truk tangki PDAM. Saat pulang badan kami memang bau dan basah kuyup, namun kenangan unik itu masih melekat di benak saya hingga kini.

Anda punya kenangan unik dan menarik saat wisuda?

Komentar»

1. uchie - Oktober 26, 2007

alah..alah…eta wisuda ning rame pisan mirip carnaval yak..heheh, dulu waktu saya wisuda simple2 aja…dimulai jam 8 pagi jam 12 siang udh beres…tp ada bagusnya juga wisuda rame ky gitu plus banyak seni sunda yg ditonjolkan sekalian melestarikan budaya urang sorangan..heheheh…

2. Rully - Oktober 26, 2007

belum ada kenangan unik & menarik. can wisuda soalna.:mrgreen:

@ Rully: pan pernah di-wisuda ku penghulu😀

3. kurtubi - Oktober 26, 2007

Aduuuh ini wisuda yang sangat kultural sekali.. baru tahu loh. Biasanya kan di modern-modernkan, tapi ini khas Sunda, khas daerah, dan terlihat para penarinya juga eyy cantik² sekali…

@ Kurtubi: Hehe, yang diperhatikan cuman penarinya, ya pak

4. Rayyan Sugangga - Oktober 26, 2007

Coba kalau semua wisuda seperti ini, lebih mengesankan dan menyenangkan🙂 Ayo kampus-kampus lain buat seperti ini dong …

@ Rayyan: kalau seperti ini semua acara wisuda kan penuh pengunjung di mana-mana, soalnya ada pentas seni gratis, hehe

5. benbego - Oktober 26, 2007

alah..alah.. eta mah lain wisuda..nikahan kali!

@ benbego: pengantin wisuda😀

6. Taryan - Oktober 26, 2007

Sama dengan Kang Rully kita-kita memang belum merasakan wisudaan, Doa na weh pa Biar cepet-cepet di Wisuda🙂

@ Taryan: wisuda yang mana nih, wisuda kampus atau KUA, kang🙂

7. kangguru - Oktober 27, 2007

jadi inget baheula kang heheheh 2 kali wisuda dia rak dina delman jadi raja sagala dipupujuhkeun , ari heug di PEntagon ngajeblag tulisan “Turut berduka cita dan Selamat datang di Dunia Nyata” karak kaharti ayeuna sanggeus jadi guru hehehheh

@ kangguru: minimal aya kenangan, wak🙂

8. Yari NK - Oktober 27, 2007

Wah… wisudaan aja di tangan pak Indra bisa jadi foto2 atau momen2 yang indah! Cocok banget pak kayaknya jadi fotografer profesional, nalurinya fotografernya jalan gitu!🙂

@ Yari NK: Masih pengen lebih bagus lagi, pak. Cuman mengandalkan insting, tanpa ilmu-nya😀

9. Kurt - Oktober 27, 2007

yang diperhatikan cuman penarinya, ya pak

iyaa habisnya meminjam bahasa dr. Evi, termehek² melihatnya *tink*

10. Rayyan Sugangga » Blog Archive » Wisuda unik - Oktober 27, 2007

[…] Selain di ITB ternyata di UPI juga ada acara informal untuk yang telah diwisuda, liputannya bisa dilihat disini […]

11. ipans - Oktober 28, 2007

😀 saya mah tidak ikutan wisuda s2 karena ndak ada PW. lebih baik mendatangi resepsi sodara sajah di kampung.jadi pengen wisudaan lagi. sekolah mana lagi yah yang bisa ikuta wisuda ajah??!!😕

@ ipans: lucu juga kalau ada yang menerima jasa menyelenggarakan wisuda untuk yang belum ikut wisudaan😀

12. roisz - Oktober 29, 2007

pengen wisuda lagi,… tapi balak dua

@ Roisz: wisuda sama penghulu, nyak😀

13. za - Oktober 30, 2007

Wah, ternyata di UPI ramai juga wisudaanya. Jadi mau lihat. Memang siapa Mang Indra yang diwisuda di UPI kemarin? Wah jangan-jangan mau poligami nih😉

@ za: weeh curigesyen begitu bawaannya. Adik saya yg diwisuda om

14. gies - Oktober 30, 2007

hmm kapan yah saya diwisuda? tp diunpad wisudaannyah biasa saja heuheu..

@ gies: nanti usul saja biar wisudaan Unpad tidak biasa lagi, hehe

15. abdi - Desember 15, 2007

kang hendi meni asa ku eksis. wilujeng janten guru we ah. kade we tong nyari wae mangsa.

16. a'ang - Desember 22, 2007

jadi asa inget baheula euy,basa uing wisuda oge…pan uing ge lulusan basa sunda upi oge…bener ta teh euy, nu di luhur teh pokona mah reseeeep lah,moal poho saumur-umur ge.

17. achie_kimiaB-03 - Januari 7, 2008

emang acara wisuda di UPI itu rame banget,, saya juga 2 bulan yang lalu acaranya pake penyambutan adat sunda gitu.. Seru sih! jadi punya kesan tersendiri..🙂

18. dede - Januari 25, 2008

mantaplah! saha deui anu ngamumule budaya uarng, kumaha wae carana ngamumule budaya sunda.

19. Katib - Januari 26, 2008

Kumaha damang barudak
apa maneh masih ketemu
jeung teman-teman

20. budak sunda 98 - Februari 5, 2008

sampura sun………..adi kadeudeuh teteh: sae rai pek teruskeun kunu lain, panguruskeun seni jeung budaya, lisenda jeung sambada kudu terus gawe bareng, gening eta kapetik hasilna ku ayi-ayi sadaya. Bagja boga adi nu motekar kawas kitu teh.salam pangwilujeng kanggo sadaya wisudawan.

21. budak sunda 98 - Februari 5, 2008

kade ah tong seueur teuing bobogohan bilih aya jurig tumpak reungit

22. T Ade 98 - Februari 5, 2008

smpura sun…………….. emh gaya euy ……….ari di wisuda mah nepi kuen ka teu beja teu carita ka ceuceu mah, kumaha kabarna urang Hima daramang? salam pangwilujeng kanu tumpak beca saparakanca. tah kitu atuh motekar ari jadi mahasiswa PENSATRADA mah. Manawi aya nu muka kana ieu File. cing mamanawian aya keneh naskah ENDOG di barudak SAMBADA pang motokopikeun da bageur. titipkeun k saderek LILIS AKMALIAH 2006.

23. einZ_thea - April 3, 2008

ih……………….. rame pisan geuning wisudaan teh. komo deui acara siga kitu jadi pengen cepet wisuda

24. einZ_thea - April 3, 2008

ih……………….. rame pisan geuning wisudaan teh. komo deui acara siga kitu jadi pengen cepet wisuda.tapi…………… menurut Q sich itu masih kurang kalau bisa smua seni sunda harus ditampilkan biar smua orang tahu kalau budaya sunda itu indah, AYO MAJU BUDAYA SUNDA…………………………

25. Nenen Gunadi - Agustus 13, 2008

Hello🙂

26. okeu - November 18, 2008

eumhh……………..

27. yukez - Februari 23, 2009

hehehe…UPi tea atuh…hebat……

28. nuy - Agustus 19, 2009

video nya juga dwonk… n yang 11 agustus kemaren mana?

29. Dayeh 94 - Desember 9, 2009

Alus, Yi!
Tuluykeun tapak lacak lanceuk-lanceuk
Da eta bedana urang jeung batur teh
Tanyakeun we ka Utis Purwakarta jeung Bain Pandeglang
Kapan uing ge ngalaman ditumpakeun kana Sisingaan
Sanajan unggal poe mah ti Cicalengka kakaretaan
Odoy Garut nu naek kuda mah
Ece? Uhud? Jo? jeung nu sejenna? duka tah harita naek naon nya?
Endah, lah! Hamo aya dua….
Teruskeun, Jang! Reueus akang mah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: