jump to navigation

Mendulang Rupiah dari Pembalap Bocah Februari 28, 2008

Posted by indra kh in business, family, Jalan-jalan, keluarga, mainan, serbaneka.
trackback

Bila Anda kebetulan sedang mampir ke kota Garut, cobalah singgah di alun-alun kota dodol itu pada sore hari. Selain banyak pedagang makanan di sekitar Masjid Agung yang layak untuk dicoba, Anda juga dapat menyaksikan aksi para pembalap bocah dalam memacu sepeda motor mungilnya di tempat tersebut.

“Aksi para pembalap bocah di alun-alun kota Garut (indrakh)”

Kini kawasan alun-alun Garut setiap petang kian ramai oleh anak-anak, baik yang datang diantar oleh orang tua mereka maupun bocah-bocah yang datang secara berkelompok. Entah sejak kapan wahana sewaan motor mungil ini mulai ada. Namun yang pasti area terbuka di pusat kota Intan ini menjadi makin semarak dengan kehadiran para bocah dengan sepeda motornya.

Biaya sewa sepeda motor mungil tersebut adalah Rp 1000,-/ anak untuk satu kali putaran. Demikian informasi yang saya peroleh dari salah seorang pengelola motor sewaan di tempat tersebut. Relatif murah memang. Namun bila melihat begitu banyak anak-anak yang tertarik menaiki kendaraan kecil itu sepertinya omset pengusaha motor sewaan ini setiap harinya cukup lumayan. Kendati tidak menyebutkan angka, namun salah seorang pengelola mainan tersebut mengaku pendapatan setiap harinya lumayan besar. Bahkan lucunya ketika berbincang dengan saya dia sambil memegang satu gepok uang seribuan yang telah ia raup selama satu setengah jam pada hari itu.

Jumlah motor sewaan yang digelar di kawasan alun-alun Garut juga lumayan banyak. Sedikitnya saya lihat ada 10 motor pada sore itu, dan semuanya laris disewa para bocah.

***

Kreativitas orang dalam mencari peluang usaha, terutama dalam bidang mainan anak-anak saya lihat semakin unik. Misalnya ada odong-odong, yang juga pernah saya bahas pada tulisan “Odong-Odong, Kereta Bocah Murah Meriah.” Kini ada lagi, yaitu sepeda motor mungil sewaan. Pintu rejeki orang memang bermacam-macam.

Apakah Anda punya pengalaman tentang mainan anak-anak unik lainnya?

Komentar»

1. RIZKI EKA PUTRA - Februari 28, 2008

Wah bisa ditru nich! peluang bisnis juga!

2. Rully - Februari 28, 2008

argh … telad

biarin lah. keduax!

by the way, Zahra ngilu nyewa motor mungil eta teu?:mrgreen:

3. amir - Februari 28, 2008

Teu kedah kang sawios teu kedah, eh nya teu kedah dikirim ka tubatus dodolna mah🙂

4. tukangkopi - Februari 28, 2008

wah saya waktu kecil gak pernah maen yang aneh-aneh..:mrgreen:

*ngeliat header*
Kang Indra anggota LRCI atau LRCB?

5. andri - Februari 28, 2008

“wuich.. kisah TDA (tangan di atas) alias wirausaha yang excellent/ top bgt banget..pak.. apa aqu buka usaha gtu aja ya..he..he”

6. IndraPr - Februari 28, 2008

Bagaimana dengan keamanannya? Anak kecil kan legally belum boleh naik motor (biar itu motor mungil). Dan kalo saya lihat fotonya, tidak menggunakan helm.

Apakah penyewa motor tersebut akan bertanggung jawab atas segala kecelakaan dan mishap yang terjadi?

@ IndraPR: sepertinya tidak akan bertanggungjawab pak. Memang kalau dipikir benar juga, meski buat anak-anak ini termasuk extreem sport dengan tingkat resiko tinggi, ya.

7. IndraPr - Februari 28, 2008

“Apakah penyewa motor tersebut akan bertanggung jawab atas segala kecelakaan dan mishap yang terjadi?”

Sorry, maksud saya:

Apakah pengelola penyewaan motor tersebut…
🙂🙂

8. Yuvi - Februari 28, 2008

asyik tuh permainannya! anak saya pasti suka deh… hehehehe… sayangnya anak saya masih 2 tahun pak! hehehehe..

@ Yuvi: waah harus nunggu gede dulu, minimal 8 tahun lah. Tapi mesti pake helm buat keselamatan.

9. Donny Reza - Februari 28, 2008

Saya sering ke Garut, tapi gk pernah tahu ada alun-alunnya…emang yang di sebelah mana sih?

@ Donny Reza: Alun-alunnya di sebelah Masjid Agung Garut, kang.

10. Yari NK - Februari 28, 2008

Wah…. mudah2an balapan seperti ini tidak berkembang kepada “bisnis” yang menyalahgunakan anak2 untuk mempertebal kantong orangtuanya seperti taruhan dsb….😦

@ Yari NK: nah kalau dipakai ajang taruhan mendingan jangan ada, deh😦

11. gempur - Februari 28, 2008

Semoga anak2 senang, ortu senang tapi tak melupakan keamanan dan kenyamanan pak! hehehehe…

@ gempur: Betul. Tampaknya harus dilengkapi kostum khusus dan helm sewaan juga biar lebih aman.

12. indra kh - Februari 28, 2008

@ Rizki Eka Putra: mau buka cabang di mana jadinya, kang?😀

@ Rully: Henteu lah, anak saya masih kecil. Tadina bapana nu hayangeun, ngan era maenya kolot2 hayang naek:mrgreen:

@ amir: weeeh hoyong dodol kitu nyah😀

@ tukangkopi: saya cuman penggembira kang, kalau penjelajahan ke rimbanya saya suka.

@ andri: boleh, pak silahkan buka di jokja🙂

13. imsuryawan - Februari 28, 2008

Wkwkwkw… bibit2 pembalap Indonesia udah terbentuk sejak dini nih di Garut!😀

14. adit-nya niez - Februari 28, 2008

Hmm… Jadi inget. Klo di mall2 ada penyewaan semacam kuda2an, ato singa2an gtu. Ngiderin area di mal.

Huhuhu…

15. junthit - Februari 28, 2008

kadang saya suka terkagum2 kalau melihat orang di negeri kita mencari makan.
sebenarnya hidup di negri susah banyak juga positifnya ya, salah satunya ini,kreatifitas penghuninya yg tumbuh sangat subur..

16. tamrin - Februari 28, 2008

Makasih atas kunjungannya. Punten baru dibalas. Mas, saya bisa bilajar dari blog ini mengenai pemasangan script. Gmn caranya ?

17. juliach - Februari 28, 2008

Di sini motor kecil sudah dilarang muter-muter di jalan/halaman parkir/di taman/pokoknya dimana-mana. keculai punya jalur pribadi di rumah.

18. peyek - Februari 28, 2008

sedikit menambahkan saja, alangkah baiknya juga jika deperkenalkan kepada anak-anak tentang safetynya!

19. Rayyan Sugangga - Februari 29, 2008

Nggak ada pembatas lintasannya, kalau keluar ke jalan raya gimana😦

20. rivafauziah - Februari 29, 2008

Ini merupakan bagian bisnis yang menjanjikan, bisa jadi di cianjurpun tidak menutup kemungkinan ada ada yang membuka usaha seperti itu. Kalau bertempat di Gor cianjur tepat sekali. Lapangan berbentuk lingkaran sangat cocok. Tapi benar sebeper kata IndraPr apakah kemanan si penyewa motor juga dilindungi..?

Jika terjadi kecelakaan (tidak menutup kemungkinan) apakah si pengusaha tersebut mau bertanggung jawab. Dari foto yg terekam dari segi keamanan pengendara (si penyewa) tidak diperhatikan tuh!

Cos deh..! infonya sangat menarik!

21. Hedwig™ - Februari 29, 2008

waduh calon bikers, semoga meraka bisa lebih tertib nantinya😀

22. macanang - Maret 1, 2008

yoi cak peyek, lha itu gak pake helem tar kalo jatuh gimana… hehe..

tp salut deh, anak sekarang mainannya asik2, dl mainan kecil ku di kali, wakaka..:mrgreen:

23. Landy - Maret 2, 2008

Aduh jadi inget kopitozie blogger asal garut yang kemarin kopdar, he..he..he..

24. franya - Maret 2, 2008

ada segi pendidikannya gak tuh…? tapi boleh lah.. asal masih positiv.dari pada nonton tv yang bau kriminal gitu..

25. Abeeayang™ - Maret 3, 2008

hayok sapa lage….seribu…seribu….sapa maok…seribu….
*di depak*

26. TH - Maret 3, 2008

ini adalah peluang bisnis yang bagus, apalagi jika pengelola juga memikirkan keselamat si anak dengan menyiapkan helm, pakaian khusus ……. suatu hari nanti akan mencetak pembalap-pembalap handal yang tangguh.

27. kangguru - Maret 4, 2008

brrmmrmmmmmm, breemmmm ngeeennnnng,
ngebut kang

28. Echi - Maret 6, 2008

First thing first!

Jadi mesin duit bisa aja, yang penting aspek safety tetap jadi nomor satu🙂

*Masih belom kepikiran risk management nya😀

29. Ide Bisnis - Maret 31, 2008

namanya usaha ya.. tapi patut dipuji pelaku wirausahawan seperti mereka.. daripada di rumah nganggur, ga ngojek, becek..

salut buat kang Indra deh

yu main main ke idebisnisusaha.com

30. kopitozie - Agustus 1, 2008

mampir …..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: