jump to navigation

Kemerdekaan Bukan Hasil Permainan Agustus 20, 2009

Posted by indra kh in culture, my-life, topics.
Tags: , ,
trackback

Usia lebih dari setengah abad bagi seorang manusia adalah tibanya masa tua, namun bagi sebuah bangsa usia 64 tahun mungkin belum seberapa. Perjalanan masih sangat panjang jika dibandingkan negara-negara lain yang sudah merdeka sejak ratusan tahun lalu. Sejumlah tantangan pasti siap menghadang perjalanan bangsa ini, namun di sisi lain potensi yang bisa digali juga tak kalah beragamnya, agar pencapaian negeri ini di banyak aspek kelak bisa setara dengan negara maju.

"Lomba gebuk bantal menyemarakkan HUT RI (doc/indrakh)"

"Lomba gebuk bantal menyemarakkan HUT RI (doc/indrakh)"

Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 64 memang baru saja kita lewati, tapi gaungnya hingga saat ini masih terasa. Di sejumlah tempat bahkan masih menyisakan sejumlah kegiatan. Namun belakangan ini saya melihat semarak perayaan kemerdekaan mengalami pergeseran. Sebagai contoh acara untuk menyambut 17 Agustus di perkotaan yang tidak seramai dulu. Kondisi ini salah satunya bisa jadi disebabkan oleh kian minimnya tanah lapang untuk sarana berkumpul masyarakat. Jangankan untuk menggelar acara yang melibatkan orang banyak dari segala usia, ketika pemilu yang baru lalu saja tak sedikit TPS yang terpaksa didirikan di atas trotoar akibat tidak adanya lahan kosong.

Berbeda dengan di desa atau perkampungan, perayaan kemerdekaan masih tetap ramai. Pria wanita baik tua maupun muda masih bersemangat berpartisipasi untuk meramaikannya acara 17 Agustus. Gebuk bantal, lomba panjat pinang, lomba tangkap bebek menjadi beberapa kegiatan yang dinanti dan menjadi hiburan masyarakat. Bahkan untuk kegiatan karnaval warga pedesaan benar-benar mempersiapkan dengan serius kontingen desa mereka. Aneka atribut, bermacam-macam dandanan atau riasan wajah para partisipan pawai hingga persiapan kendaraan hias dibuat semenarik mungkin untuk menghibur masyarakat dan turut memeriahkan perayaan.

"Rela mencorat-coret wajah demi kemeriahan karnaval HUT RI (doc/indrakh)"

"Rela mencorat-coret wajah demi kemeriahan karnaval HUT RI (doc/indrakh)"

Satu hal yang membanggakan dari perayaan kemerdekaan adalah masih tingginya minat kaum muda untuk menyemarakkan kegiatan tersebut. Saya sendiri mengamati di beberapa tempat beragam kegiatan yang digelar banyak digerakkan oleh kaum remaja dan pemuda. Meskipun terkait pemenuhan kebutuhan dana ada satu hal yang saya merasa kurang sependapat, yakni maraknya aktivitas penggalangan dana di jalan raya dengan meminta sumbangan kepada para pengguna jalan yang tengah melintas ke daerah mereka. Mungkin alangkah baiknya jika memang berniat melakukan penggalangan dana di jalanan atau pusat keramaian disiasati dengan penjualan barang seperti cindera mata.

Semoga saja semarak perayaan 17 Agustus kali ini bisa memupus sejenak perasaan khawatir terhadap ancaman terorisme yang merebak belakangan ini, dan meredam sesaat rasa pesimis terhadap pemberantasan korupsi  di negeri seribu pulau ini.Mudah-mudahan kita semua juga tidak akan melupakan bahwa kemerdekaan yang selama 64 tahun ini bukanlah hasil usaha yang mudah dan diraih dengan waktu yang sebentar. Kemerdekaan ini bukan hasil permainan. Kemerdekaan yang kita rasakan adalah buah dari pengorbanan jutaan nyawa dan harta anak negeri. Kemerdekaan ini merupakan hasil kesabaran para pendahulu kita dalam memperjuangkannya dalam waktu yang lama.

Dirgahayu negeriku, dirgahayu Indonesia-ku. Semoga Indonesia bisa aman dan rakyatnya sejahtera.

Komentar»

1. Yari NK - Agustus 21, 2009

Kita doakan saja dan tentu saja harus kita usahakan juga agar negara kita menjadi negara yang menyumbang banyak untuk peradaban manusia, bukan sebagai negara pengkonsumsi terbesar dari peradaban dunia… Semoga…

2. za - Agustus 21, 2009

Zahra ikut lomba gak Mang Indra? Memang kemerdekaan diperoleh dengan perjuangan, namun kita merayakannya dengan permainan sederhana. Mengakrabkan warga.

3. aRuL - Agustus 21, 2009

dirgahayu, juga harus dalam hati dan tindakan….
semoga pesta rakyat ini, bukan berarti melestarikan jiwa2 terjajah oleh kolonialisme

4. nengthree - Agustus 21, 2009

hehehehe…
hanya numpang lewan dan numpang tertawa

5. indra kh - Agustus 24, 2009

@ Pak Yari, semoga
@Za, gak ikutan cuman melihat saja
@ aRul, betul sekali
@ n3, mangga tertawalah sebelum tertawa itu dilarang, hehe

6. edratna - Agustus 25, 2009

Kali ini, semangat terhadap kesatuan bangsa semakin meningkat…semoga semangat ini terpompa terus terutama dari kaum mudanya.
Hantu teror, pengklaiman seni dari Indonesia, membuat rasa kebangsaan terusik kembali….

7. rivafauziah - Agustus 27, 2009

Kesan Anda 17 agustus saat ini apa? ****lomba pajat pinang dan lomba balap karung nya seru banget! he..hee

Beginikah cara kita memperingati hari kemerdekaan?! Tradisi memang sulit di hilangkan!

8. HE. Benyamine - September 1, 2009

ya, semoga bisa aman dan rakyatnya sejahtera


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: