jump to navigation

Pelesir ke Perkebunan Kina Bukit Tunggul Januari 18, 2010

Posted by indra kh in Jalan-jalan, keluarga, Lembang, lingkungan, travel and places.
Tags: , ,
trackback

Kisah Sangkuriang dan Dayang Sumbi begitu melegenda di Tatar Sunda. Deretan Gunung Tangkuban Parahu (2.084 meter), Burangrang (2.064 meter), Bukit Tunggul (2.209 meter), Gunung Putri hingga wilayah Ujung Berung kerap disebutkan dalam epik yang berakhir tragis itu. Salah satu bagian dalam alur cerita tersebut adalah tentang asal muasal bahan Perahu Sangkuriang yang dikisahkan berasal dari pohon di wilayah timur, yang tunggulnya kemudian berubah menjadi Gunung Bukit Tunggul.

Pemandangan Sekitar Patrol (dok/ikh)

Selama ini dalam benak saya keindahan Gunung Bukit Tunggul belum bisa mengalahkan eloknya Gunung Tangkuban Parahu atau pun Gunung Burangrang. Pasalnya kedua gunung yang disebut  terakhir itu lebih tersohor keindahannya dibandingkan Bukit Tunggul. Namun dugaan saya itu keliru, karena Bukit Tunggul ternyata juga memiliki pemandangan yang tak kalah eksotis.

Perjalanan ke sana pada Hari Sabtu (16/01) kemarin sebenarnya tidak ada dalam rencana.  Awalnya keluarga kami hanya berniat akan mengambil pohon jambu hasil cangkokan dari Cibodas yang akan ditanam di rumah. Namun karena anak saya merengek ingin jalan-jalan ke kebun strawberry, akhirnya kami meneruskan perjalanan untuk mencari tempat wisata strawberry.

Tanpa terasa kami sudah melakukan perjalanan cukup jauh, dan perkebunan strawberry tidak berhasil ditemukan di Cibodas. Areal perkemahan  “pine forest camp” saja sudah jauh terlewati, Desa Sunten Jaya juga sudah dilintasi, bahkan akhirnya sampai hingga di wilayah Patrol yang menjadi akses masuk menuju Gunung Bukit Tunggul.

Karena cukup lelah, kami pun memutuskan untuk rehat sejenak sambil menghirup udara segar di tugu Bukit  Tunggul, yang menjadi perbatasan wilayah Kab. Bandung dengan Kab. Bandung Barat.

Tugu yang Menjadi Gerbang Masuk Bukit Tunggul (dok/ikh)

Setelah waktu istirahat dirasa cukup, kami pun melanjutkan perjalanan. Tanggung saja karena rute yang dilalui terlanjur sudah cukup jauh. Harapannya jalan yang akan dilewati tetap akan mulus. Namun ternyata ketika memasuki wilayah Kab Bandung jalan yang asalnya mulus beraspal itu berubah menjadi jalan yang menanjak dan berbatu. Beruntung suguhan pemandangan yang kami lihat mampu mengurangi rasa penat yang ada. Dari mulai deretan sesar Lembang sejak Gunung Batu, Cibodas hingga mendekati Bukit Tunggul semuanya sangat memesona. Selain itu, dari ketinggian kaki Gunung Bukit Tunggul  kami bisa melihat lembah yang dihiasi deretan perkebunan sayuran. Di sisi lain juga tampak beberapa perkampungan yang berdiri di atas bukit. Ketika menengok ke bagian yang lain tampak juga Gunung Kasur dan Gunung Manglayang (1.818 meter) yang indah. Pelesiran yang tidak sengaja ini menjadi sangat menyenangkan.

Perkebunan Kina Bukit Tunggul (dok/ikh)

Sekitar pukul 14.00 WIB Kami pun akhirnya sampai di areal perkebunan kina  Bukit Tunggul yang dikelola oleh PTPN VIII.  Karena belum Shalat Dhuhur tempat yang paling kami cari saat itu adalah Masjid. Ternyata tak jauh dari pusat perkebunan terdapat Masjid, yang lokasinya berdekatan dengan perumahan para pekerja perkebunan. Untuk ukuran perkampungan Masjid yang ada di sana cukup nyaman dan rapi.

Awalnya setelah mengambil foto di daerah tersebut kami berniat untuk melihat pabrik kina yang berada di sana, namun karena kabut mulai turun, dan jalan ke arah pabrik dari tempat kami berdiri itu cukup terjal kami pun kemudian mengurungkan niat tersebut. Al hasil kami hanya bisa nangkring di sebuah warung kecil sambil menikmati udara yang dingin, ditemani segelas kopi dan sebungkus keremes (kudapan yang terbuat dari ubi).

Hari beranjak sore, sudah tiba waktunya untuk pulang. Bila waktu itu masih siang boleh jadi kami akan meneruskan perjalanan lagi untuk menuju Ujung Berung  dengan melewati jalur Palintang – Cigending. Namun karena jarak ke sana jauhnya lebih kurang 2 kali bila dibandingkan kembali ke Lembang, akhirnya kami memutuskan pulang menggunakan jalur ke Utara. Semoga ke depan ada kesempatan untuk menelusuri Bukit Tunggul lebih jauh, dengan berjalan kaki tentunya. Kali ini memang kondisinya tidak memungkinkan, yang pertama karena anak kami masih kecil, yang kedua karena pelesiran kali ini benar-benar tanpa rencana.🙂

***

Catatan:

Berikut ini panduan singkat tentang rute ke perkebunan Bukit Tunggul jika menggunakan angkutan umum: Stasiun KA —-> Pasar Panorama Lembang (menggunakan angkot jurusan St. Hall – Lembang) —-> Patrol (menggunakan angkot jurusan Lembang – Cibodas) —-> Perkebunan Bukit Tunggul (hanya bisa menggunakan ojeg, atau berjalan kaki)

Komentar»

1. nengthree - Januari 18, 2010

Bukit tunggul?
Janten emut pas ospek dulu..hihi

2. Indriyatna s - Januari 19, 2010

kisah- yang luar biasa- top -markotop-soalnya saya belum pernah ke situ pak– sip dech–

3. andry sianipar - Januari 19, 2010

Salam Super,,,
Saya sangat tertarik dengan Blog ini,,, sangat inspiratif…
semoga saya bisa terus mengikutinya,,,
langsung saya bookmark.
sukses untuk anda…

4. edratna - Januari 19, 2010

Menarik juga…ini bukan PTP yang ada dijalur kalau kita mau ke Padalarang lewat Subang ya?

5. za - Januari 19, 2010

Jalan kaki Mang Indra? Wah kalau saya paling jalan kaki-nya ke taman aja. Susah cari yang begini di Ibukota🙂

6. indra kh - Januari 19, 2010

@ Nengthree, waduh alumnus bukit tunggul ternyata😀
@ Indriyatna, cobain pak sambil bersepeda, viewnya bagus
@ Edratna, setahu saya berbeda, akses masuknya dari Cibodas, Lembang
@ Andry, terima kasih sudah berkunjung. Salam kenal mas
@ Za, heuheu, ayah saya pernah coba jalan kaki ke sini dari Lembang bahkan bukan hanya sampai Bukit Tunggul, tapi diteruskan ke Ujung Berung, akhirnya tumbang🙂

7. Yari NK - Januari 20, 2010

Wah… mungkin saya harus datang langsung ke situ ya… untuk merasakan keindahan langsung alamnya.

Btw, itu pabrik kina yang di Bandung (sekarang masih produksi nggak ya??) yang di jalan pajajaran kalo nggak salah, itu supply-nya dari kebun kina itu ya mungkin??😀

8. peyek - Januari 20, 2010

Perjalanan menikmati pemandangan kata seorang teman adalah detoksifikasi, tidak saja terhadap penyakit tetapi juga bagi jiwa.
Sayang, tidak ada tempat sehijau itu dalam jarak jangkauan kota saya. wah jadi pengen mas!

9. darahbiroe - Januari 21, 2010

berkunjung n di tunggu ea kunjungan baliknya heheh makasih

10. rayyan - Januari 21, 2010

Mas, apakah selain kremes, tersedia warung-warung makan seperti di Punclut ?

11. sawali tuhusetya - Januari 21, 2010

Gunung Bukit Tunggul, hmmm … namanya baru saya dengar, mas indra. tapi melihat gambar yang terpampang megah, agaknya gunung ini benar2 menjanjikan panorama yang indak dan eksotis.

12. wahyu - Januari 21, 2010

saya merinding lihatnya…
subhanallah…kapan ya bisa ke sana…
pasti hawanya sejuk, airnya dingin..suasananya tentram..
benar2 mau ke sana….😦

13. KPK (komunitas pelari kolot) - Januari 22, 2010

Salam lestari,

betul kang indah pisan, jadi inget petualangan saya n cs, hanya awal startnya yg beda.Tgl. 14 jan 10 kita start dr Warung bandrek Bukit pakar naik ke Pasangrahan, turun kampung areng, naik jalan raya cibodas. Mantaap semuanya.. pemandangannya, sungainya, sesar lembangnya juga hah..heh..hoh nya karena hrs menaiki dan meneruni tebing sesar lembang tapi terbayar oleh pesona yg gak habis2nya.

14. si Rusa Bawean - Januari 24, 2010

wawa
indah banget ya pemandangannya

15. hanif - Januari 24, 2010

Wah bagus pemandangannya ..sayang kemarin aku tak kesana pas ke Bandung,
eh mas caranya membuat tulisan di bawah fotonya gimana?

16. alrisblog - Januari 24, 2010

Apik, bagus, mantap. Infonya lengkap, euy. Kesana dengan keluarga makin nikmat.
Salam.
ALRIS

17. Antyo Rentjoko - Januari 26, 2010

Wah sejuk segar. Menyenangkan pastinya. Kalo gak bawa jaket mungkin gak kuat ya?🙂

18. indra kh - Januari 27, 2010

Cak Peyek, aha!! detoksifikasi .. istilah yang menarik

Darahbiroe, trims sudah mampir. salam kenal.

Rayyan, tidak ada mas, tempat itu memang tidak didesain sebagai tempat “wisata” semacam punclut

19. indra kh - Januari 27, 2010

Pak Sawali, memang indah pak. Ini adalah gunung tertinggi di sekitar Bandung.

Mas Wahyu, semoga ada kesempatan suatu saat.

KPK, salam lestari. Wah dahsyat nih sambil hiking atau naik sepeda, kang?

si Rusa Bawean, yup betul.

Hanif, mudah2an bisa berkunjung ke Bukittunggul di lain waktu. Untuk tulisan saya menggunakan fitur caption yang disediakan wordpress.

20. indra kh - Januari 27, 2010

alrisblog, salam kenal, trims sudah mampir.

Paman Tyo, wah kalau tidak bawa jaket pasti kedinginan, kalau bahasa Sundanya: “ngahodhod”

21. tutinonka - Februari 3, 2010

Apakah perkebunan kina itu masih produktif? Rasanya obat kina ini dikenal sejak tahun 60an sebagai obat malaria, apakah sekarang juga masih dipakai untuk menyembuhkan penyakit itu?

22. julianusginting - Februari 8, 2010

wahh….peringkatnya turun neh mas…:-P

23. Siddiq Basid - Maret 8, 2010

Pemandangannya keren juga ya….

24. iajl - Maret 10, 2010

wah saya mlah baru tau itu loh

25. irvan - Maret 13, 2010

wah bagus nya pemandangannya jadi pingin kesana
salam kenal kapan-kapan kalau ada waktu singgah ya ke blog ku
makasih

26. hanif IM - Maret 16, 2010

sudah lama sekali gak kebandung. masih sedingin dulu kah? hm…

27. Sekolah Cikal - Maret 17, 2010

Indonesia itu penuh denga pemandangan alam yang sangat indah namun kenapa kita belum bisa menjadikan pemandangan alam indah ini sebagai salah satu penghasil devisa terbesar untuk negara ini?

28. trisnok - Maret 27, 2010

ngarap sekali bisa jalan2 kesana…pengen liat situasi sebenernya…lokasi yang ceritanya masih sering kita dengar😀

thanks buat infonya😀

29. murni - April 9, 2010

bagus banget si pemandangannya

subhanalloh….jadi pengin ke situ

30. dede - April 19, 2010

Membaca perjalanan Bapak ke Bukittunggul, mudah2n menjadi kenangan, kami warga Bukittunggul sangat senang namun belum memberikan yang terbaik, insya allah ke depan kami menyediakan apa yang bapak harapkan

31. didin syamsudin - April 22, 2010

Salam Kenal Mas saya asli orang Bukittunggul,setelah membaca tulisan anda ,saya merasa bangga ternyata ada orang sebaik mas yang mau memperkenalkan Bukittunggul,terimakasih kutunggu kedatangannya ditempat kami.sekarang Bukittunggul sudah ada situ Sangkuriang yang mungkin ketika anda kesana belum mengenalnya.salam dari warga Bukittunggul………….

32. kang aom - April 23, 2010

dulu pernah saya dengar bakal ada jalan lingkar utara,,,,yang menembus dari cileunyi sampai cibodas – maribaya-lembang. sekarang belum ada kabar beritanya lagi…..nuhun infonya

33. Rahmat Firdaus - Mei 3, 2010

Kang Indra dalam perjalanan tsb apakah sudah sampai puncak atau belum ya ? terus belum diterangkan apakah saat ini lingkungan gunung bukit tunggul tsb masih rimbun dengan pepohonan besar atau sudah mulai gundul ?
kalau dari jauh kelihatan masih rimbun.
malah ada yang mengatakan kalau gunung tsb MASIH ANGKER, karena disana terdapat Kerajaan Siluman yang pernah menajadi balad Sangkuriang sewqaktu membuat Telaga Bandung atas permintaan Datang Sumbi.
saya, sunda asli, dan pemerhati peninggalan sejarah sunda berikut kerajaan2 nya.
salam kenal Kang

34. Endy Ardhie - Juni 10, 2010

Great post… Thanks for share😀

35. roxas bro - Juli 2, 2010

so wonderful ful ful

asyik titanic2an disini

udaranya wuenak pasti

Homepage

36. watch hellcats online - Oktober 1, 2010

pemandangannya indah banget sih
jadi pengen kesana aku

37. nunu glory - Oktober 22, 2010

assalammualikum… saya selaku karyawan PTPN VIII kebun bukittunggul sangat bangga ats artikel yang anda buat mengenai gunung bukittunggul. dapat saya informasikan bahwa masih banyak lagi potensi alam yang belum sempat anda nikmati disini.. seperti sekarang telah tersedia camping ground dengan full fasilitas. curug batu sangkur, situ sangkuriang dan saung tenjo yang dapat digunakan untuk berbagai acara semisal gathering… adapun akses jalan menuju gunung bukit tunggul sekarang ini telah baik dengan telah diaspal sehingga mempermudah perjalanan,,,, jadi tunggu apalagi mari!!! nikmati keindahan alam eksotis gunung bukit tunggul… U/ info klik : http://www.bukittunggul.com atau cp : gnt2bkt1@gmail.com…. thanks..

ima - Maret 22, 2011

kang satu yang kurang di situ sangkuriang sarana toiletnya dunk ditambah lagi…..

nunu - Mei 4, 2011

ok thanks atas masukan nya.,.,insyyloh dr tiap bulan nya akan ad penambahan fasilitas dr tiap obyek wisasata.,untx toilet saat ini sudh km kerjakan dlm penambahan dn pengembangan.

38. uland - Oktober 27, 2010

bukit yang indah,,,
kayaknya masih seger disana…
belum ada polusi..

39. Agus Irianto - November 28, 2010

Terima kasih sekali mas Indra Kh atas komentnya mengenai Bukit Tunggul, kebetulan bukit tunggul adalah bagian dari kebun dibawah pengelolaan kami yang sedang kami benahi khususnya sebagai salah satu alternatif obyek wisata di Bdg utara. Saat ini jalan sudah bagus sampai ujung berung, boleh dicoba. Beberapa sarana dan fasilitas juga sedang kita persiapkan,termasuk track sepeda dan jalan kaki (Sinchona walk), mudah2an kedepan akan menjadi obyek wisata yg menarik dan menjadi pilihan bagi masyarakat. Selamat berwisata.

Wassalam.

40. Wiwit RD - Desember 9, 2010

Tah.. membaca tulisan diatas saya jd teringat lg pengalaman. Maksud hati dari warung Bandrek mau ke Cibodas lwt kampung Areng. Kenapa ujug2 keluar dr Gn Palasari, muter lg masuk batu lonceng. Walah.. tambah lieur lewat leuweung babagongan segala. Hiy…
Ungtung ada si Bapa bageur yg mau ke Cikawari(dimana lagi?)nunjukin jalan turun akhirnya masuk lagi peradaban dunia, ketemu warung langsung serbuuu,nama desanya Sunten Jaya. Alhamdulilah nemu lagi jalan aspal apalagi ada angkot ke Lembang, asyiik bisa pulang ke BDG.

41. adhi - Desember 10, 2010

apa di sana ada perkebunan kina?

42. Uul Ghalechox - Desember 22, 2010

Alhmdlh. . .legha. . Akhrnya ada jg artikel ttg bukittunggul. . Saya uul,kebetulan rumah saya d gandok persis depan gunung bgt. .skrg saya d ciamis.saya bangga dg smuanya. .

nunu - Mei 4, 2011

trima kasih p uul. bukittunggul skrg sudh berkembang pesat setelah d jadikan kantor induk, yang td nya bagian dr kntor cabang..
sy pribadi org banjar-ciamis bekerja d bukittunggul sdh satu tahn sy tinggal d sini pa..,salam bwt org ciamis.

43. asep - Februari 16, 2011

alhamdulillah saya dah pernah melakukan trip bukit tunggul ujung berung,,memang eksotis,disana terdapat perkebunan kina,,dan paling asik dilakukan ketika menjelang sore hari,dimana kita bisa menikmati turunnya kabut senja,namun memang jalur yang harus dilalui terhitung berat apalagi klo menggunakan kendaraan,,,,kapan2 cobain jalur yang nongolnya di gunung manglayang,,pasti lebih seru,,

44. ima - Maret 22, 2011

Bukittunggul menjadi pemandangan yang paling mengagumkan dari belakang rumah kami di Cikole tapi Alhamdulillah saya bisa menikmati keindahannya lebih dekat lagi dengan rombongan SDIT al-amanah yang mengadakan kunjungan ilmiah ke sana…..buat yang belum ke sana perlu dicoba karena tidak akan menyesal dengan pemandangan perkebunan kina yang terhampar di sana…..yang ada adalah subhanallah…..

45. nunu glorie - April 29, 2011

Kami segenap karyawan bukittunggul khususnya Petugas Agrowisata mengucapkan terima kasih pada semua, telah memberikan apresiasi penuh khusus nya dalam keberadaan lokasi kebun bukittunggul yang berada di Bandung Utara. Tak luput serta ucapan yg sebesar-besar nya pada pa Indra KH, yang mana turut membuat berbagai artikel di Blog ini.
kami mengundang semua untuk datang di lokasi agrowisata kami sebagai obyek wisata yang sedang berkembang..,
trims….
wass.,.,

46. mulyanadinmulya - Oktober 4, 2011

Sudah tidak ada kina sekarang mah bos!!! dihapuskan!!!!

dika - Juni 22, 2012

ih ini lagi ….ah kang kina tidak dihapuskan masa di indonesia kan hanya d bkt, malah sekarang lg penambahan
.

Dedy Nich - November 10, 2012

betul itu malah terus di kembangkan saya tau karena orang tua saya kerja di sana

47. dika - Juni 22, 2012

ih….kang padahal dari bukit unggul lebih dekat hanya 14km ,klw ke lembang 21km, apalagi klw dah smpy palintang kota bandung kelihat semua

48. dika - Juni 22, 2012

Ehhh Lupa. karna kecepatan dan usaha pengembangan ,skrang nama perkebunannya d robah jadi ” BUKIT UNGGUL “

49. Dedy Nich - November 10, 2012

sekarang perkebunan kina bukittunggul jadi argo wisata tersedia tempat makan penginepan [vila] danau plus ama saung2 buat istirahat atau acara keluarga,mancing,air terjun pokonya masih banyak silahkan kunjungi di jamis senang terutama hawanya itu loh sejukkkk

50. Strawbery Walk, Wisata Strawbery Petik Sendiri | Indra KH - Januari 4, 2013

[…] Perkebunan Kina Bukit Tunggul […]

51. ahmad - Februari 9, 2013

agro wisata kebun kina atau bukittunggul bnr’n tmpt pling indah, td sy dn tmn2 maen ksana, sy msh kangen tmpt’y jd pgn maen lg ksana.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: