jump to navigation

Baitul Amanah, Masjid Para Musafir Jalur Selatan Agustus 16, 2010

Posted by indra kh in culture, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan, religion.
Tags: , ,
trackback

Seperti bulan puasa di tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadhan kali ini Saya akan kembali  menulis tentang beberapa Masjid. Tulisan kali ini adalah tentang Masjid Baitul Amanah di Jamanis, Rajapolah.

Masjid Baitul Amanah, Jamanis, Rajapolah (dok-indrakh)

Jika ditanyakan nama Masjid Baitul Amanah, Jamanis, saya yakin sebagian besar dari Anda akan sedikit mengernyitkan dahi, dimanakah lokasi tepatnya? Namun jika disebutkan nama Masjid Itje boleh jadi akan langsung terbayang. Mengapa sering disebut Masjid Itje? Karena penyanyi dangdut Itje Tresnawati-lah yang mendirikan masjid ini,hasil keuntungan dari penjualan album “Duh Engkang” yang meledak di tahun 90an.

Konon penyanyi dangdut asal Tasikmalaya itu sempat bernadzar jika penjualan kasetnya laris, maka hasil keuntungannya akan digunakan untuk membangun masjid.

Bagi para pengguna jalan atau pemudik di jalur selatan Jawa Barat, Masjid yang satu ini sudah sangat familiar karena letaknya berada di seberang beberapa restoran yang kerap dijadikan tempat pemberhentian oleh bis antar kota. Saya sendiri tidak hapal betul ada berapa jumlah rumah makan di sekitar situ. Yang saya ingat hanya RM Pananjung. Banyak orang yang melakukan shalat seusai makan di restoran-restoran tersebut. Karena posisinya yang strategis itulah Masjid Baitul Amanah sering menjadi pilihan tempat shalat oleh para pemudik atau musafir.

Masjid yang berada di Kampung Jamanis, Rajapolah ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat H.R Moh. Yogie S.M pada 30 Juni 1990. Masjid yang menghabiskan biaya lebih dari 700 juta rupiah ini sanggup menampung sekitar 5000 jamaah.

Hingga kini Masjid yang juga sering disebut dengan nama Masjid Duh Engkang ini tetap menjadi salah satu tempat pemberhentian favorit bagi para musafir jalur selatan Jawa Barat untuk melaksanakan shalat dan rihat sejenak.

Anda pernah berkunjung ke Masjid Baitul Amanah, atau punya kesan tentang tempat ini? Silahkan berbagi cerita di sini.

Komentar»

1. kyaine - September 20, 2010

mudik lebaran tahun ini saya melalui jalur selatan, dan pas istirahat saya mampir utk shalat jumat di masjid duh engkang ini.
ketika saya ceritakan siapa yg membangun masjid ini, anak2 saya nggak mudeng siapa itu ibu itje tresnawati. maklum, mereka lahir jauh setelah masa ketenaran ibu itje🙂

2. gendowor - September 25, 2010

masjidnya megah amat nih,, bangga bisa shalat disana

watch vampire diaries online

3. uland - Oktober 27, 2010

subhanallah,,,
begitu indah rumah Allah,,,
pengen ke sana…

4. indra kh - November 11, 2010

@Kyaine, Beda jaman ya pak🙂
@Gendowor, apalagi pada masa awalnya, masih jarang Masjid seperti ini
@Uland, kalau jalan-jalan ke arah selatan Jawa Barat bisa dicoba mampir

5. aptwocie_nna@yahoo.com - April 4, 2012

alhmd kmren minggu saya 2X mampir kesana di hari itu pula


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: