jump to navigation

Melatih Bayi Berjalan dengan Alat Sederhana Agustus 29, 2011

Posted by indra kh in anak, mainan.
Tags: , ,
trackback

Si Bungsu sekarang ini mulai belajar berjalan. Dia sedang senang berpegangan pada meja dan berjalan menyusurinya, atau mendorong boks beroda yang berisi mainannya.

Belajar Berjalan dengan Alat Tradisional (dok - indrakh)

Seperti yang telah Kami lakukan kepada kakaknya dulu, untuk si Bungsu pun Kami tidak ingin melatihnya berjalan dengan menggunakan baby walker, mengingat risikonya.

Meskipun ada yang kontra, namun saya pribadi cenderung setuju dengan banyak pendapat yang tidak menyarankan penggunaan baby walker ini. Salah satu penyebabnya adalah karena telapak kaki anak tidak menapak dengan baik, atau cenderung jinjit saat menggunakan baby walker yang dikhawatirkan dapat menganggu perkembangan otot-otot kaki.

Lalu bagaimana caranya Kami melatih Si Bungsu belajar berjalan? Selain dengan memegangi tangannya untuk berlatih berjalan, membiarkannya menyusuri meja, atau mendorong boks mainannya, satu cara lain yang dilakukan adalah membiarkannya memutar sebuah alat sederhana yang terbuat dari bambu,  seperti yang dapat dilihat pada foto di atas.

Pada awalnya saya pun sebenarnya tidak mengetahui adanya alat semacam ini. Ayah sayalah yang mengenalkannya dan memiliki insiatif untuk membuatnya waktu dulu Si Sulung mulai berlatih berjalan. Keluarga saya yang lain pun memilih menggunakan alat semacam ini untuk melatih anak-anaknya saat mulai belajar berjalan.

Alat tradisional yang terbuat dari 3 potong bambu ini mungkin waktu dulu banyak juga digunakan orang, entahlah untuk saat ini masih banyak yang menggunakan atau tidak? Mungkin dianggap ketinggalan jaman atau tidak modern, tapi Kami sih melihatnya masih cukup efektif untuk membuat bayi merasa senang untuk berlatih berjalan.

Mungkin diantara Anda masih ada yang melakukan hal yang sama, atau mau mencoba membuatnya?🙂

Komentar»

1. muhyasir - September 1, 2011

soal baby walker, terima kasih ilmunya.. soal alat “tradisional” ini baru saya ketahui, tapi tidak bikin pusing alat seperti ini?? hehehe.. salam

2. muhyasir - September 1, 2011

nice post.. saya batu tahu efek baby walker.. salam..

3. edratna - September 9, 2011

Saya pinjam untuk saya kirim ke menantu saya ya….cucu saya kayaknya sebentar lagi pengin jalan…..sekarang masih 7 bulan sih…hehehe…tapi waktu kan berjalan cepat tanpa terasa.

4. husnul - Februari 8, 2012

kalau dikampung alat itu emang banyak digunakan, tapi seiring perkembangan zaman semakin banyak yang meninggalkan dan beralih ke baby walker.

5. fariz - Juni 26, 2012

Salam..bagaimna cara membuatnya mas?ukuran bambu brp?itu pke pask yg mnancap ke tanah ya? Thanks infonya..

6. Ester Wika - Agustus 13, 2012

Keren! Saya mau coba bikin satu buat si bungsu saya.

7. gogo - Agustus 17, 2012

jaman ane bayi cuma dilatih pake tangan, trgntung ortunya telaten gak.
hmm, nice info neh. inspiratif..

8. ciburuan - September 30, 2012

Ingat masa kecil dulu. Itu adalah alat yang baik untuk digunakan anak-anak untuk belajar berjalan. Hanya saat ini, sudah tidak ada lagi sudah tergantikan dengan sepeda-sepedahan

9. agam - Desember 13, 2012

kemarin baru saya pasang di rumah, anak maunya muter2 terus, gak cape2 juga. mudah2an cepet bisa jalan, greget pengen maen2 ke taman

10. Agam hadipurnomo (@adun_suradun) - Desember 19, 2012

saya udah bikin satu buat anak saya, ni foto2 nya. http://www.facebook.com/media/set/?set=a.4065892293246.2142060.1460430986&type=3
senangnya melestarikan budaya ^^d


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: