jump to navigation

Kisah si Cepot dan Sikat Gigi Februari 18, 2013

Posted by indra kh in anak, featured, keluarga, parenting, perkembangan anak.
Tags: , , ,
trackback

Meskipun judulnya ada kaitannya dengan  Astrajingga alias si Cepot, tulisan saya kali ini sebenarnya tidak akan bercerita tentang dunia pewayangan. Bukan pula akan mengupas tentang lakon Ramayana dan Mahabarata. Di sini saya akan menceritakan peranan tokoh wayang yang sering melucu ini dalam kaitannya dengan tips parenting.

Cepot dan Sikat gigi

Cepot dan Sikat gigi

Tokoh astrajingga alias cepot mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Meskipun sebagian orang kurang tertarik dengan cerita wayang golek, namun jika yang tampil tokoh yang satu ini biasanya orang bisa jadi suka. Lelucon atau lawakan si Cepotlah yang membuat orang tertarik dengan wayang golek. Karakter itulah yang coba saya gunakan dalam teknik membujuk anak-anak.Sebagai orang tua, Anda pasti pernah mengalami momen dimana anak balita tidak mau mandi atau sikat gigi. Dan itu terjadi bukan hanya sekali. Terkadang kita sudah berusaha dengan berbagai cara untuk membujuk bocah agar mau mandi. Dari mulai cara membujuk dengan cara halus hingga membujuk dengan nada mengancam sudah dilakukan, tapi hasilnya nihil. Akhirnya orang tua terkadang jadi mengikuti kemauan anak. Apalagi kalau anak balita Anda sudah mengeluarkan senjata pamungkasnya: menangis! Sudah deh, menyerah🙂

Saya pun mengalami hal yang kurang lebih sama. Terkadang muncul kondisi anak tidak mau mandi. Bujukan ibunya, kakaknya, hingga saya terkadang tidak mempan. Adakalanya dia mau mandi tapi enggan gosok gigi, Waduuhh pusing dah kalau sudah begitu.

Pada awalnya cara yang efektif jika anak bungsu saya sulit mandi adalah dengan membawa mainan kesukaanya ke kamar mandi. Dengan bujukan agar mainannya bersih, biasanya teknik tersebut berhasil. Terkadang harus memikirkan cara lainnya, yakni membujuknya untuk keluar dari kamar mandi, hehe.

Namun belakangan seiring dengan pertambahan umurnya, cara bujukan seperti itu tidak berhasil, karena sang anak mulai pintar membuat alasan: “Nanti mainannya kotorlah,” dan alasan-alasan lain yang membuat kita geleng-geleng kepala karena tidak bisa menjawabnya.

Kemarin, si bungsu tidak mau mandi hingga sore hari. Sudah saya ajak jalan-jalan, bermain tetap saja tidak mau. Bingung juga akhirnya. Gimana yaa caranya….? Tiba-tiba saya ingat pengalaman membujuk kakaknya waktu kecil dulu. Saat itu saya gunakan boneka untuk membujuknya. Yang jadi persoalan karena anak bungsu saya itu laki-laki, tentu kurang cocok jika boneka yang digunakan seperti waktu itu, yakni boneka untuk perempuan.

Setelah mencari, akhirnya pilihan jatuh ke “Mang Cepot.” Wayang golek berwajah merah itu akan saya gunakan untuk membujuk anak agar mau mandi. Dengan jadi dalang dadakan, terpaksa saya menjadi pendongeng untuk sementara waktu. Mengeluarkan berbagai jurus rayuan kepada anak agar dia mau mandi dan gosok gigi. Istri saya pun ikut membantu. Jadilah ada pentas sandiwara di kamar mandi. Alhamdulillah bujukan Kami ternyata  berhasil. Si bungsu mau mandi dan gosok gigi dengan happy.

***

Berdasarkan pengalaman selain dengan teknik mendongeng, ada lagi cara lainnya dalam membujuk anak agar mau mandi. Salah satunya dengan mengajaknya mencuci mobil atau motor bersama sang ayah. Mungkin pada kesempatan lain akan saya coba sharing pengalaman terkait hal ini.

***

Anda mungkin punya tips jitu lainnya terkait pengalaman semacam ini? Silahkan berbagi.

Komentar»

1. za - Februari 18, 2013

Astrajingga tea nama lain Cepot? Haduh baru tahu saya.

Anak saya belum sulit untuk mandi. Dia suka malas kalau kepalanya harus dibasahin. Tapi begitu diguyur, mau juga kok. Kalau sikat gigi dia sukanya ngemut odol. Manis. Hihihi… Sikat giginya mah gak digosok. Odolnya doang diemut.

indra kh - Februari 20, 2013

haha, iya anak-anak punya kebiasaan yang sama. Itulah sikat giginya masuk mulut, tapi giginya tidak digosok.

Saya pun akhirnya bersandiwara seakan-akan si cepot ini menyikat giginya yang tinggal satu itu. Saya bilang: “Nih gigiku juga meskipun satu tapi karena rajin gosok gigi, jadi putih” *modus😀

2. IndahJuli - Februari 18, 2013

Wah keren cara membujuknya.
Nggak terpikirkan dengan cara story telling gitu buat membujuk anak🙂
Selama ini sih, pakai cara kalau nggak mau/nggak melakukan, nanti dipotong uang jajannya😦
Thanks Kang Indra buat tipsnya, harus dicontoh.

indra kh - Februari 20, 2013

Kadang sudah kehabisan cara untuk membujuk anak dalam beberapa hal, seperti mandi, ganti baju, atau makan. Tapi, karena terdesak suka keluar ide aneh-aneh, salah satunya dengan cara mendongeng semacam ini. Modal nekad aja ini sih, Mbak Indah, hehe

Success story saat anak yang pertama, kadang manjur juga ketika dilakukan untuk adiknya.

3. Antyo R. - Februari 19, 2013

Wah cocok ini sama Pak Bukik (bukik.com) dan blog.indonesiabercerita.org🙂

indra kh - Februari 20, 2013

Wah kalau bukik mah luar biasa. Caranya bener-bener beragam. antyo.rentjoko.net kok gak bisa diakses, pak?

4. Susan. - Februari 21, 2013

Salam kenal juga pak Indra. Kunjungan balik.

Ya, memang harus pintar2 cari cara untuk membujuk anak-anak. Tapi memang rasanya ada fase dimana mereka susah mandi sepertinya ya pak.

Ide wayang merupakan ide bagus sekali, kalau nanti sy pny anak lg yg susah mandi, trik ini disimpan deh.

Terima kasih nyasar ke blog saya yg berantakan🙂

indra kh - Maret 27, 2013

Iya sepertinya di usia balita ada fase anak ketika senang main air, dan ada fase malas mandi🙂

5. Imam Fahruddin - Februari 27, 2013

lama-lama pak indra jadi dalang nih…

indra kh - Maret 27, 2013

Dalang nekad, mas, hehe

6. Budi Santoso - Maret 3, 2013

kreatif, Pak. Apresiasi budaya juga…😀

indra kh - Maret 27, 2013

Iya betul. Untungnya lagi masih gampang mencari wayang golek di zaman sekarang ini

Budi Santoso - Maret 27, 2013

kalau mau pesan beli wayang golek bagusnya dimana ya Pak?
saya di Lampung, siapa tahu ada yang jualan dan siap untuk jasa paket sekalian🙂

indra kh - Maret 27, 2013

Saya sih belum pernah kalau beli yang kualitasnya yahud, hanya beli di pengrajin pinggir jalan. Coba ini: http://danknoer.blogspot.com/2012/10/terima-pesanan-wayang-golek.html mungkin bisa jadi pilihan, mas.

Budi Santoso - Maret 27, 2013

Okke, Pak. Terimakasih.

7. Sugeng - Maret 12, 2013

Kebetulan anak2 saya semua tidak pantang mandi, jadi kalau di suruh mandi langsung masuk kamar mandi. Mungkin cuma si bungsu kami yang (kadang) takut melihat pancuran air saat mengisi bak nya.ada suara yang mengerojok kalee ya sehingga dia takut Pas mandinya sih malah susah untuk di suruh selesai.:lol:

indra kh - Maret 27, 2013

Wah senangnya kalau tidak mengalami anak susah mandi. Tapi memang itu ya, anak saya juga kalau sudah berhasil dibujuk masuk ke kamar mandi sih, gak mau keluar karena jadi senang main air🙂

8. rinibee - Maret 22, 2013

Triknya oke juga kang. Kebetulan dua anak saya perempuan, dan cara yang selama ini saya lakukan untuk mengajak Syifa dan Reina mandi antara lain mulai dari nyanyi, bawa ember sampai selang air yang dibuat pancuran. Alhamdulillah semuanya berhasil. Ntar kalau anak-anak udah bosen pakai cara-cara itu, trik wayang Cepot ini mungkin bisa dilakukan.

Makasih udah berbagi tipsnya..🙂

indra kh - Maret 27, 2013

Wah kalau saya teh gaka ada bakat buat nyanyi, jadi aja nyari trik yang lain, hehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: