jump to navigation

Melihat Lembang dan Bandung dari Puncak Gunung Batu Mei 18, 2014

Posted by indra kh in anak, hiking, Jalan-jalan, keluarga, pendidikan.
Tags: , , , , , , , , ,
11 comments

Hari Sabtu atau Minggu adalah jadwal hiking buat keluarga kami.  Tujuan kali ini adalah puncak Gunung Batu (1228 m) di daerah Pagerwangi, Lembang (-6.830269,107.636036). Dari atas Gunung yang terbentuk dari hasil interupsi lava yang muncul ke permukaan akibat gesekan lateral patahan itu, rencananya kami ingin melihat panorama pegunungan yang mengelilingi Lembang dan Bandung serta patahan Lembang ke arah timur.

Gunung Batu dari kejauhan (foto: indra kh)

Gunung Batu dari kejauhan (foto: indra kh)

Menggunakan Delman

Dari pusat Kota Lembang sebenarnya ada beberapa alternatif moda transportasi yang bisa dipilih untuk menuju Gunung Batu. Pilihannya bisa menggunakan angkot Lembang – Cibodas, ojek, atau delman. Karena kemarin anak bungsu kami meminta untuk naik delman, akhirnya moda transportasi itulah yang dipilih. Tarif delman dari Pasar Panorama menuju Jl. Maribaya/Buni Asih sebenarnya 2000 Rupiah/orang, hanya saja karena kasihan melihat kusir delman yang tampak kelelahan kami kemudian memberi 12 ribu Rupiah untuk 4 orang. (lebih…)

Sepatu Bot Hadiah Hiking Juni 9, 2013

Posted by indra kh in anak, family, hiking, parenting, perkembangan anak.
Tags: , , , , ,
19 comments

Perjalanan kami belum jauh, mungkin baru berjalan sekitar 1 kilometer, namun si bungsu (3 th) sudah minta digendong lagi pada saat hiking minggu pagi tadi. Memang sih meskipun yang ditempuh belum jauh tapi variasi ketinggian yang sudah ia jalani kalau dipikir cukup lumayan juga. Memulai di ketinggian 1220 m, lalu turun hingga 1198 m,  dan kemudian naik lagi ke elevasi 1210 m.

Sepatu bot hadiah hiking (dok-indrakh)

Sepatu bot hadiah hiking (dok-indrakh)

Untuk memotivasinya saya coba tawarkan tantangan kepadanya, sekaligus ingin tahu juga daya tahannya sampai mana. Ehhmm…begini deh, kalau ade gak digendong sampai kita selesai jalan nanti dibeliin sepatu bot, mau enggakkk? Tanya saya kepada dia. Mauuu!!! Jawabnya. Nanti sepatunya bisa dipakai untuk berkebun, tambah saya.

(lebih…)

Kisah si Cepot dan Sikat Gigi Februari 18, 2013

Posted by indra kh in anak, featured, keluarga, parenting, perkembangan anak.
Tags: , , ,
19 comments

Meskipun judulnya ada kaitannya dengan  Astrajingga alias si Cepot, tulisan saya kali ini sebenarnya tidak akan bercerita tentang dunia pewayangan. Bukan pula akan mengupas tentang lakon Ramayana dan Mahabarata. Di sini saya akan menceritakan peranan tokoh wayang yang sering melucu ini dalam kaitannya dengan tips parenting.

Cepot dan Sikat gigi

Cepot dan Sikat gigi

Tokoh astrajingga alias cepot mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Meskipun sebagian orang kurang tertarik dengan cerita wayang golek, namun jika yang tampil tokoh yang satu ini biasanya orang bisa jadi suka. Lelucon atau lawakan si Cepotlah yang membuat orang tertarik dengan wayang golek. Karakter itulah yang coba saya gunakan dalam teknik membujuk anak-anak. (lebih…)

Mengenalkan Hiking Pada Balita November 26, 2012

Posted by indra kh in anak, family, health and wellness, hidup, hiking, Jalan-jalan.
Tags: , , ,
18 comments

Datangnya akhir pekan berarti saatnya untuk menjelajah rute baru untuk walking atau hiking, karena bagi keluarga Kami hari Sabtu atau Minggu merupakan family hiking day. Beruntung sekali Kami tinggal di daerah pegunungan sehingga rute hikingnya pun sebenarnya tidak perlu jauh. Asalkan rute yang akan dilalui itu memiliki letak ketinggian yang bervariasi, jarak 4 – 5 KM pun saya kira sudah cukup. Masih adanya anak balita dalam anggota keluarga Kami juga menjadi pertimbangan hal tersebut.

“Mengenalkan hiking sejak dini (dok – indrakh)”

Orang sering bilang kalau berolahraga bersama anak balita itu bikin repot. Kurang bisa dinikmati. Pendapat seperti itu tentu sah-sah saja, tapi berdasarkan pengalaman sih sebenarnya jika sudah dicoba tidak repot-repot amat.

(lebih…)

Menulis Elok dan Teh Kotak Mei 10, 2012

Posted by indra kh in anak, parenting, pendidikan, perkembangan anak.
16 comments

Teh untuk hadiah menulis elok (gambar diambil dari http://www.ultrajaya.co.id/)

Di masa awal sekolah Taman Kanak-kanak (TK) ada satu pelajaran yang kurang disukai anak saya. Bukan menulis balok atau berhitung yang sering membuat dia cemberut, melainkan pelajaran menulis elok atau menulis tegak bersambung. Hal tersebut sempat membuat saya bertanya-tanya, mengapa pelajaran itu sudah diajarkan sejak TK? Karena setahu saya menulis elok seharusnya mulai dikenalkan ketika SD.

Kegundahan tersebut pernah mendorong saya untuk membuat tulisan “pembelajaran instan” di tahun lalu. Usai itu saya mencoba mencari informasi mengenai kurikulum TK dan RA, apakah memang pelajaran elok itu memang sesuai bahan ajar atau silabus yang diatur diknas atau tidak?

(lebih…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 185 pengikut lainnya.