jump to navigation

Salah Tempat Duduk Agustus 23, 2013

Posted by indra kh in hidup, transportasi.
Tags: , ,
9 comments

Ini cerita tentang salah memilih tempat duduk di Kereta Api (KA). Meskipun bukan saya yang mengalami, namun kejadian salah tempat duduk di KA ini sering terjadi. Saya melihatnya tidak hanya sekali dua kali. Suka heran juga, apakah ketika sebelum naik tidak sempat memeriksa dulu dia seharusnya duduk di gerbong mana dan kursi berapa? Kurang teliti? Ataukah memang tidak tahu? Kalau tidak tahu kan sebenarnya bisa bertanya kepada petugas KA. Tapi ya itulah terkadang orang kita itu suka malas bertanya. Akhirnya malu bertanya, tersesat  di gerbong. :)

Teliti nomor kursi, sebelum duduk di kereta api (dok-indrakh)

Teliti nomor kursi, sebelum duduk di kereta api (dok-indrakh)

Mungkin menurut kita simpel sih, kalau salah ya tinggal pindah saja tempat duduk. Tapi sebenarnya tidak selalu sesederhana itu. Kalau orang yang salah tempat duduk itu bawaan barangnya banyak, luar biasa itu kalang kabutnya. Apalagi KA sudah mau berangkat. Suka kasihan. Padahal mereka itu sudah enak duduk. Tapi ya mau bagaimana lagi. Mau tidak mau mereka harus pindah, meskipun sambil repot dengan barang-barangnya yang bejibun. Padahal mungkin sebelumnya ketika dia masuk ke KA dibantu oleh porter.

(lebih…)

Mengenalkan Hiking Pada Balita November 26, 2012

Posted by indra kh in anak, family, health and wellness, hidup, hiking, Jalan-jalan.
Tags: , , ,
18 comments

Datangnya akhir pekan berarti saatnya untuk menjelajah rute baru untuk walking atau hiking, karena bagi keluarga Kami hari Sabtu atau Minggu merupakan family hiking day. Beruntung sekali Kami tinggal di daerah pegunungan sehingga rute hikingnya pun sebenarnya tidak perlu jauh. Asalkan rute yang akan dilalui itu memiliki letak ketinggian yang bervariasi, jarak 4 – 5 KM pun saya kira sudah cukup. Masih adanya anak balita dalam anggota keluarga Kami juga menjadi pertimbangan hal tersebut.

“Mengenalkan hiking sejak dini (dok – indrakh)”

Orang sering bilang kalau berolahraga bersama anak balita itu bikin repot. Kurang bisa dinikmati. Pendapat seperti itu tentu sah-sah saja, tapi berdasarkan pengalaman sih sebenarnya jika sudah dicoba tidak repot-repot amat.

(lebih…)

Masjid-masjid di rest area Agustus 3, 2012

Posted by indra kh in hidup, Islam, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan, rest area, serbaneka.
Tags: , , , , , , , ,
3 comments

Di zaman dulu, jika sedang melakukan perjalanan Bandung – Jakarta atau sebaliknya, rumah makan atau restoran seringkali menjadi pilihan sebagai tempat pemberhentian jika akan menunaikan shalat. Kebetulan, di sepanjang Cipanas hingga Puncak banyak sekali tempat makan yang juga menyediakan mushala bagi pengunjungnya. Seingat saya salah satu yang terkenal pada masa itu adalah restoran Roda, yang menjadi tempat pemberhentian Bus Medal Sekarwangi, sang pelopor Bus Patas Bandung Jakarta.

Masjid At Taubah, rest area km 57

Sayangnya, kebanyakan mushala di tempat makan tersebut kurang representatif. Kalau meminjam istilah Ustadz Yusuf Mansur, mushalanya ada di bagian bangunan yang ter …: terbau, terpanas, tersudut, tersempit, terkotor, dsb. Memang ada juga sih masjid yang bagus untuk tempat shalat seperti contohnya Masjid Ciloto, namun karena kebanyakan orang-orang yang melakukan perjalanan itu ingin sekalian makan juga makanya restoran lebih banyak dipilih dibandingkan masjid.

(lebih…)

Mengajak Anak Berpetualang Lewat Hiking Mei 7, 2012

Posted by indra kh in anak, family, hidup, hiking, inspirasi, Jalan-jalan, keluarga, parenting, pendidikan, perkembangan anak.
Tags: , , , , ,
13 comments

Sir James Matthew Barrie, seorang novelis dan dramawan asal Skotlandia pernah berkata seperti ini: “Buatlah kaki Anda menjadi teman.” Kutipan tersebut sering dianggap sebagai salah satu inspirational hiking quotes yang pernah ada. Meskipun ada kaitan dengan kaki, J.M Barrie yang dikenal juga sebagai pengarang tokoh “Peter Pan” sepertinya tidak bermaksud untuk mengidentikkan kata-katanya itu dengan olahraga sepakbola, namun berhubungan dengan aktivitas berjalan kaki (walking) atau hiking. 

Hiking, mendekatkan anak kepada alam (dok-indrakh)

Hiking merupakan olahraga dan rekreasi yang murah untuk semua anggota keluarga. Dengan mengajak anak-anak berjalan-jalan ke alam bebas, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sebanyak yang dikeluarkan seperti kalau Anda mengajak anak-anak untuk pelesiran ke mal.

Hiking juga menyeimbangkan aktivitas jasmani dan rohani, karena dengan berjalan kaki menjelajah alam bebas bersama keluarga  tidak hanya sekadar untuk berolahraga, berekreasi, atau berelaksasi, namun juga bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri Allah SWT Sang Maha Pencipta alam semesta.

(lebih…)

Menyelamatkan Kenangan Maret 8, 2012

Posted by indra kh in culture, featured, hidup, inspirasi, Jepang, sosial.
Tags: , , , , , , ,
4 comments

Nilai sebuah foto bagi seseorang sulit diprediksi. Bila di mata seseorang sebuah foto dianggap foto biasa-biasa saja, belum tentu orang lain memiliki penilaian yang sama.  Boleh jadi potret tersebut dianggap sangat berharga karena menyimpan sebuah kenangan. Itulah sepertinya yang melatarbelakangi Kuniomi Shibata ketika akan membuat proyek Anata no Omoide Mamori-Tai (menyimpan kenangan) beberapa waktu lalu, yakni sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mengumpulkan foto-foto yang tercecer akibat tsunami yang meluluhlantakan kota Yamamoto, Jepang.

Kenangan yang tersisa (foto diambil dari shineyourlight-shineyourlight.blogspot.com)

Awalnya pada tahun lalu, lewat Google map Shibata sempat termenung ketika melihat sejumlah kota di Jepang yang telah hancur oleh terjangan tsunami. Peninggalan yang masih tersisa adalah foto-foto yang pernah diupload orang-orang ke Internet. Lewat foto-foto tersebut dia menjadi teringat kembali pada kenangan tentang kotanya sebelum tsunami.

(lebih…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 159 pengikut lainnya.