jump to navigation

Masjid-masjid di rest area Agustus 3, 2012

Posted by indra kh in hidup, Islam, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan, rest area, serbaneka.
Tags: , , , , , , , ,
3 comments

Di zaman dulu, jika sedang melakukan perjalanan Bandung – Jakarta atau sebaliknya, rumah makan atau restoran seringkali menjadi pilihan sebagai tempat pemberhentian jika akan menunaikan shalat. Kebetulan, di sepanjang Cipanas hingga Puncak banyak sekali tempat makan yang juga menyediakan mushala bagi pengunjungnya. Seingat saya salah satu yang terkenal pada masa itu adalah restoran Roda, yang menjadi tempat pemberhentian Bus Medal Sekarwangi, sang pelopor Bus Patas Bandung Jakarta.

Masjid At Taubah, rest area km 57

Sayangnya, kebanyakan mushala di tempat makan tersebut kurang representatif. Kalau meminjam istilah Ustadz Yusuf Mansur, mushalanya ada di bagian bangunan yang ter …: terbau, terpanas, tersudut, tersempit, terkotor, dsb. Memang ada juga sih masjid yang bagus untuk tempat shalat seperti contohnya Masjid Ciloto, namun karena kebanyakan orang-orang yang melakukan perjalanan itu ingin sekalian makan juga makanya restoran lebih banyak dipilih dibandingkan masjid.

(lebih…)

Iklan

Baitul Amanah, Masjid Para Musafir Jalur Selatan Agustus 16, 2010

Posted by indra kh in culture, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan, religion.
Tags: , ,
5 comments

Seperti bulan puasa di tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadhan kali ini Saya akan kembali  menulis tentang beberapa Masjid. Tulisan kali ini adalah tentang Masjid Baitul Amanah di Jamanis, Rajapolah.

Masjid Baitul Amanah, Jamanis, Rajapolah (dok-indrakh)

Jika ditanyakan nama Masjid Baitul Amanah, Jamanis, saya yakin sebagian besar dari Anda akan sedikit mengernyitkan dahi, dimanakah lokasi tepatnya? Namun jika disebutkan nama Masjid Itje boleh jadi akan langsung terbayang. Mengapa sering disebut Masjid Itje? Karena penyanyi dangdut Itje Tresnawati-lah yang mendirikan masjid ini,hasil keuntungan dari penjualan album “Duh Engkang” yang meledak di tahun 90an.

(lebih…)

Nestapa Mushala di Pusat Belanja Agustus 26, 2009

Posted by indra kh in hidup, Islam, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan.
Tags: , , ,
23 comments

Pusat perbelanjaan atau mal di negeri ini terus bertambah bak cendawan di musim hujan. Setiap tahun muncul mal baru, terutama di kota-kota besar. Namun, bila kita amati tidak banyak pusat perbelanjaan  yang menyediakan mushala yang layak dan nyaman bagi pengunjungnya. Sebagian besar pusat perbelanjaan menempatkan mushala satu lantai dengan area parkir pengunjung di basement. Padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, yang tentunya membutuhkan tempat ibadah yang nyaman untuk menunaikan shalat lima waktu.

"Petunjuk mushala di sebuah mal (doc/indrah)"

"Petunjuk mushala di sebuah mal (doc/indrah)"

(lebih…)

Masjid Agung Garut, Saksi Bisu Sejarah Kota September 12, 2008

Posted by indra kh in Islam, Jalan-jalan, Masjid, ramadhan, religion, travel and places.
40 comments

Salah satu tempat yang nyaris selalu saya singgahi jika berkunjung ke kota Garut, Jawa Barat adalah Masjid Agung Garut. Suasananya yang teduh dan lokasinya yang strategis, tak jauh dari pusat keramaian membuat masjid yang satu ini kerap menjadi tempat transit bagi para pelancong dalam negeri untuk shalat dan beristirahat sejenak. Pilihan mereka tidak keliru. Terlebih di area halaman masjid dan sekitar alun-alun Garut terdapat sejumlah pedagang makanan yang bisa kita pilih untuk mengisi perut setelah lelah menempuh perjalanan. Apalagi pada bulan Ramadhan. Menjelang senja, tempat ini menjadi salah satu lokasi favorit bagi para wisatawan lokal dan penduduk kota Garut untuk mencari menu tajil.

“Masjid Agung Garut Menjelang Senja (indrakh)” From Garut

Berbicara mengenai Masjid Agung Garut sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari tapak-tapak sejarah kota maupun Kabupaten Garut itu sendiri. Setelah sempat dibubarkan pada era Daendels akibat rendahnya produksi kopi dari daerah ini, Kabupaten Limbangan yang menjadi cikal bakal Garut akhirnya dibentuk kembali sekitar tahun 1813. Karena Suci yang sebelumnya menjadi ibukota dianggap sudah tidak layak, maka wilayah yang terletak sekitar 5 Km dari arah Suci menjadi pilihan.

(lebih…)

Jamaah Shalat Ied Ditabrak Angkot Oktober 20, 2007

Posted by indra kh in Islam, lebaran, Masjid, ramadhan.
3 comments

 

Massa yang berkumpul di lokasi kejadian banyak yang terpancing emosinya. Sang supir yang masih berada di belakang kemudi dipaksa keluar. Bogem mentah pun melayang ke arah pengemudi naas ini. Ia menjadi bulan-bulanan warga.

Khatib baru saja naik mimbar seusai memimpin shalat Idul Fitri di halaman Masjid Al Ihsan Darul Hikam, Bandung, Sabtu (13/10). Mungkin baru sekitar 3 menit. Suara rem berdecit dan diiringi suara benturan keras kendaraan yang menabrak sesuatu tiba-tiba saja memecah ketenangan jamaah pagi itu. Mendengar suara tersebut sontak banyak jamaah yang berlarian ke arah jalan Ir.H Djuanda yang menjadi sumber suara, karena penasaran ingin melihat kejadian yang sebenarnya. Ternyata sebuah angkot (angkutan kota) jurusan Kebun Kelapa – Dago menabrak pembatas jalan. Akibat peristiwa ini rangkaian shalat Ied terhenti beberapa saat.

“Massa mengerumuni supir angkot Keb Kalapa-Dago (indrakh)”

Sang pengemudi konon kesulitan mengendalikan kendaraanya yang akan menabrak sejumlah jamaah shalat Ied yang menggunakan sebagian badan jalan. Namun usaha pengemudi tak berjalan mulus. Seorang bocah yang berusia sekitar 4 tahun menjadi korban, wajahnya mengalami luka-luka. Penggunaan sebagian badan jalan Ir. H. Djuanda untuk jamaah dilakukan karena keterbatasan luas halaman Masjid yang tidak mampu menampung banyaknya jamaah. Keputusan yang banyak dilakukan juga di tempat lain.

(lebih…)