jump to navigation

Bemo di Tepi Zaman September 7, 2012

Posted by indra kh in nostalgia, transportasi, transportation.
Tags: , , , ,
7 comments

Ketika sedang melewati Jalan Bendungan Hilir, Jakarta, saya cukup kaget karena di kawasan tersebut bemo masih berseliweran. Kendaraan umum beroda tiga peninggalan masa lalu itu masih eksis di ibukota. Padahal di sejumlah kota besar, termasuk Bandung sudah lama tiada.

Bemo di Bendungan Hilir (dok – indrakh)

Memang waktu itu saya tidak menumpangnya, hanya sempat melihat saja. Namun karena melihat bemo tersebut ingatan saya jadi mundur lagi ke belakang, mengingat-ingat lagi ke masa lalu, nostalgia ketika naik bemo di Bandung.

(lebih…)

Iklan

Reminisensi Damri, dari Tata Hingga Mercy April 30, 2012

Posted by indra kh in featured, Jalan-jalan, nostalgia, transportasi, transportation.
Tags: , , ,
16 comments

Saat melintas di terminal Leuwipanjang, Bandung beberapa hari lalu pandangan saya tertarik pada sebuah bis Damri yang sedang berhenti menunggu penumpang. Baru sadar, ternyata bis Mercedes Benz butut yang sering disebut goyobod itu masih beroperasi. Saya kira sudah dikandangkan seperti Tata dan Hino yang melegenda.

Bis Mercy Damri jadul, masih bertahan hingga kini (dok-indrakh)

Kalau diingat-ingat kapan yah terakhir kali naik bis kota di Bandung? Sepertinya sudah lama sekali. Terakhir ingat sih jaman mahasiswa dulu, karena setiap hari naik bis Damri jurusan Dipatiukur-Jatinangor.

(lebih…)

Kemacetan, Mimpi Buruk di Kota Besar April 2, 2012

Posted by indra kh in serbaneka, transportation.
Tags: , , ,
6 comments

Orang-orang yang sedang melakukan perjalanan di ruas jalan tol BeijingTibet pada bulan Agustus 2010 lalu mungkin tidak pernah menyangka kalau mereka bisa terjebak dalam kemacetan hingga 10 hari lamanya. Saking parahnya, dalam satu hari para pengemudi di jalan itu hanya bisa memindahkan mobilnya sejauh 3 km saja. Kemacetan sepanjang 108 km itu disebabkan oleh perbaikan jalan dan adanya lonjakan jumlah truk hingga belasan ribu yang masuk ke jalan tersebut. Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu kemacetan terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah.

Kemacetan di rute Paris - Lyon (1980). Foto diambil dari http://egotvonline.com

Beberapa kemacetan terburuk lainnya misalnya yang pernah terjadi di Paris pada 1980. Kemacetan sejauh 180 km yang melibatkan 18 juta mobil ini merupakan kemacetan paling buruk yang tercatat dalam Guinness Book of World Records. Kemacetan di Houston pada tahun 2005 yang terjadi akibat kepanikan datangnya badai Rita juga tercatat sebagai salah satu kemacetan terburuk di dunia.

Di Indonesia, saya sendiri belum menemukan data kapan pernah terjadi peristiwa kemacetan yang terparah. Mungkin bisa dipilih dari peristiwa kemacetan yang sering terjadi setiap arus mudik dan arus balik lebaran, seperti di ruas Jakarta  – Merak, Nagreg, atau di sepanjang pantura.

(lebih…)

Sepeda Motor Multifungsi November 11, 2010

Posted by indra kh in automotive, culture, fenomena, serbaneka, transportation.
Tags: , ,
26 comments

John C Potter, seorang masinis di pabrik gula  Umbul Probolinggo yang menjadi pemilik sepeda motor pertama di Indonesia mungkin akan kaget jika melihat kepadatan motor di jalanan saat ini. Betapa tidak, konon kini ada sekitar 35 juta sepeda motor yang berseliweran di jalanan tanah air. Penggunanya tak hanya di kota besar, namun juga hingga ke pelosok.

Sepeda motor, mengangkut apapun jadi (dok - indrakh)

Yang menarik, para peminat kendaraan roda dua ini di negeri ini cukup unik. Selain untuk kebutuhan alat transportasi: Misalnya digunakan untuk  pergi ke tempat kerja,  untuk mengantar anak ke sekolah, untuk ojeg, sepeda motor juga sering tampak digunakan untuk alat angkut barang.

(lebih…)

Colokan Listrik di KA Argo Gede Mei 12, 2009

Posted by indra kh in Jalan-jalan, my-life, serbaneka, topics, transportation.
Tags: , ,
25 comments

Pada saat menumpang KA Argo Gede dari Bandung ke Jakarta hari Senin (11/5) lalu saya melihat ada yang baru dengan interiornya. Di dereten kursi penumpang, tepatnya di bagian bawah tempat minuman kini terdapat dua buah soket listrik, atau lebih dikenal dengan istilah colokan listrik. Saya pribadi belum mengetahui apakah fasilitas ini sudah dipasang sejak lama atau saya saja yang baru melihatnya. Meski begitu keberadaan soket listrik merupakan sebuah terobosan PT. KAI yang patut dipuji dalam usahanya meningkatkan pelayanan bagi penumpang.

"Colokan listrik di KA Argo Gede (doc/ya)"

"Colokan listrik di KA Argo Gede (doc/ya)"

Sekedar ingin memastikan bahwa fasilitas tersebut sudah bisa digunakan atau belum, saya kemudian mencoba menghubungkan charger notebook ke dalam colokan listrik tersebut, dan ternyata sudah bisa berfungsi. Syukurlah berarti perangkat listrik tersebut bukan hanya menjadi hiasan bagi KA yang mulai diluncurkan pada 31 Juli 1995 itu.
(lebih…)