jump to navigation

Bemo di Tepi Zaman September 7, 2012

Posted by indra kh in nostalgia, transportasi, transportation.
Tags: , , , ,
7 comments

Ketika sedang melewati Jalan Bendungan Hilir, Jakarta, saya cukup kaget karena di kawasan tersebut bemo masih berseliweran. Kendaraan umum beroda tiga peninggalan masa lalu itu masih eksis di ibukota. Padahal di sejumlah kota besar, termasuk Bandung sudah lama tiada.

Bemo di Bendungan Hilir (dok – indrakh)

Memang waktu itu saya tidak menumpangnya, hanya sempat melihat saja. Namun karena melihat bemo tersebut ingatan saya jadi mundur lagi ke belakang, mengingat-ingat lagi ke masa lalu, nostalgia ketika naik bemo di Bandung.

(lebih…)

Iklan

Sawah yang Tersisa Agustus 29, 2012

Posted by indra kh in Bandung, Environment, lingkungan, nostalgia.
Tags: , , , ,
5 comments

Di sekitar Coblong, Cihaur, Bangbayang, hingga Cisitu pemandangannya masih hijau menyejukkan. Sawahnya masih menghampar. Suara derasnya aliran air irigasi yang mengalir dari mulai pabrik kerupuk RDN hingga ke kawasan Cihaur, tempat saya bermain dulu masih membekas di ingatan

Perjalanan kemarin ketika sedang melewati kawasan Resort Dago Pakar sempat terhenti sejenak. Pandangan saya tiba-tiba  tertuju kepada hijaunya persawahan yang ada di samping jalan, tepatnya di perbatasan antara permukiman penduduk sekitar dan konplek perumahan. Ternyata masih ada sawah yang tersisa di Dago. Namun entah sampai kapan lahan tersebut akan mampu bertahan. Boleh jadi, tak lama lagi nasibnya akan sama dengan persawahan lain di Dago, menghilang dan berubah menjadi bangunan perumahan mewah.

“Salah satu sawah yang masih bertahan di Dago” (dok-indrakh)

Hingga pertengahan tahun 80-an atau menjelang awal tahun 90 sepengetahuan saya persawahan di Dago masih relatif banyak di temui. Di sekitar Coblong, Cihaur, Bangbayang, hingga Cisitu pemandangannya masih hijau menyejukkan. Hamparan sawahnya masih ada. Suara derasnya aliran air irigasi yang mengalir dari mulai pabrik kerupuk RDN hingga ke kawasan Cihaur tempat saya bermain dulu masih membekas di ingatan. Ya, meskipun tempat tinggal orang tua waktu itu bukan di Dago, namun banyak sekali saudara saya yang tinggal di sana, sehingga ketika musim libur tiba atau akhir pekan aktivitas masa kanak-kanak saya banyak dilakukan di daerah ini.

(lebih…)

Padepokan Madani Februari 14, 2012

Posted by indra kh in Jalan-jalan, Lembang, tempat meeting, travel and places.
Tags: , , , , , ,
12 comments

Kemarin kantor Kami mengadakan meeting di Padepokan Madani, Lembang. Suasananya ternyata enak juga, sejuk.  Jika Anda ingin mencari lokasi yang tepat untuk melihat panorama Kota Bandung dari ketinggian, tempat ini bisa menjadi salah satu pilihannya, karena Padepokan Madani ada di ketinggian sekitar 1200 m.

Salah satu sudut Padepokan Madani (dok-indrakh)

Untuk kepentingan meeting, tempat yang berada di kawasan Bandung utara ini memiliki 8 ruang pertemuan. Kemarin Kami memilih tempat yang cukup untuk sekitar 30 orang. Tempatnya enak, sound systemnya juga cukup baik, hanya saja soket/colokan listrik untuk peserta meeting tidak disiapkan dengan teliti , sehingga di awal acara banyak yang tidak bisa digunakan. Untung saja pihak pengelolanya cukup responsif menanggapi keluhan Kami.

(lebih…)

Hijaunya Dago Tinggal Cerita? Januari 10, 2012

Posted by indra kh in Bandung, featured, lingkungan.
Tags: , ,
12 comments

Majalah Tempo edisi September 1981 memberitakan tentang kecemasan penurunan debit air bersih PDAM yang berasal dari perbukitan Dago. Salah satu yang dituding sebagai penyebabnya waktu itu adalah penggundulan bukit Pasirmuncang dan sekitarnya, yang akan dijadikan komplek perumahan dosen ITB, dan juga kampus Unisba. Dengan dalih semuanya sudah melalui tahapan perencanaan yang matang pembangunan akhirnya berjalan terus. “Lembaga perguruan tinggi tidak akan sembarangan berbuat,” demikian alasan yang dikemukakan pada masa itu.

Area hijau Dago - Punclut yang akan disulap menjadi perumahan (indrakh)

Kutipan berita di atas hanyalah salah satu contoh bahwa kawasan Dago yang hijau sebenarnya sudah terusik sejak lama. Kini setelah 3 dekade, Dago dan sekitarnya sudah jauh berubah. Tak hanya lembaga perguruan tinggi yang membangun di sana, investor besar seperti berlomba-lomba membangun kawasan ini. Alih fungsi lahan hijau menjadi pemukiman, hotel, restoran, toko, factory outlet, minimarket kian tak tertahankan.

(lebih…)

Bursa Buku Palasari Desember 15, 2010

Posted by indra kh in Bandung, buku, featured, Jalan-jalan, pasar, serbaneka.
Tags: , , ,
33 comments

Belakangan saya lihat bermunculan toko-toko buku baru di Bandung. Senang juga sih, karena itu artinya tempat untuk mencari buku jadi semakin banyak pilihan. Meskipun demikian, bursa buku di Palasari sepertinya tetap menjadi pilihan banyak orang untuk membeli buku.

Salah satu kios di Bursa Buku Palasari (dok- indra kh)

Saya amati banyak orang yang mendatangi toko-toko buku tersebut hanya untuk mencari informasi mengenai buku-buku apa saja yang jadi best seller saat ini; judulnya apa dan pengarangnya siapa? Usai itu tetap saja mereka akan membelinya ke Palasari karena harga yang lebih murah. Atau kalaupun datang ke toko buku tersebut hanya untuk numpang baca. 🙂

(lebih…)