jump to navigation

Ngabuburit & Ngabeubeurang dengan Delman Juli 1, 2014

Posted by indra kh in Budaya, Bulan Puasa, ramadhan.
Tags: , , , , , ,
11 comments

Melihat delman melintasi Jalan Merdeka, sekitar balaikota, di hari kerja bukanlah pemandangan yang biasa. Di setopan Tegalega bahkan menemukan lagi kereta kuda yang lainnya. Dipenuhi dengan penumpang bocah, beberapa diantara mereka sempat-sempatnya bergaya sambil tertawa saat istri saya terlihat membidikkan kamera ke arah mereka. Anak-anak ini terlihat ceria, “ngabeubeurang” dengan cara naik delman, keliling Tegalega.

Delman berpenumpang para bocah melintasi Tegalega (dok: Noorin)

Delman berpenumpang para bocah melintasi Tegalega (dok: Noorin)

Seusai mengantarkan istri tercinta ke tempat kerja, saya kemudian memilih Jalan Bojongloa untuk jalan pintas. Tanpa disangka di sekitar makam Astanaanyar menemukan delman lagi. Kali ini jumlahnya ada dua. Sekumpulan bocah terlihat berlomba untuk menaiki kedua delman tersebut. Oh…mungkin delman yang saya lihat di Tegalega tadi juga asalnya dari tempat ini.

(lebih…)

Iklan

Tukang Cukur di Indonesia Desember 6, 2013

Posted by indra kh in Budaya, culture, Jalan-jalan.
Tags: , , , , , ,
23 comments

Kiprah tukang cukur di Indonesia menarik untuk ditelisik. Selama ini ada dua daerah yang dikenal sebagai penghasil tukang cukur di negeri ini, Garut dan Madura. Sejak kapan orang-orang dari kota intan dan pulau garam ini menjadi tukang pangkas rambut, dan mengapa profesi itu yang mereka pilih?

Tukang cukur Asgar - Foto: indra kh

Tukang cukur Asgar – Foto: indra kh

Pada awalnya penyebaran cikal bakal tukang cukur asal Garut dan Madura ke seluruh nusantara ini tidak terlepas dari adanya konflik di daerah masing-masing. Dede Saefudin, Kepala Desa Bagendit (salah satu desa pemasok tukang cukur Garut) dalam sebuah wawancara di Trans7  (20/11/2013) mengatakan bahwa kiprah orang Garut mulai jadi tukang cukur itu diawali pada saat adanya pemberontakan DI/TII. Dalam kurun waktu antara tahun 1949 hingga tahun 1950-an banyak orang Garut yang mengungsi ke berbagai daerah untuk menyelamatkan diri. Untuk bertahan hidup, salah seorang diantaranya ada yang memilih menjadi tukang pangkas rambut. Melihat kesuksesannya banyak pemuda asal Garut, khususnya orang Banyuresmi, Wanaraja, dan sekitarnya yang kemudian mengikuti jejak sebagai pencukur rambut.

(lebih…)

Belajar Mengantre September 20, 2013

Posted by indra kh in Budaya.
Tags: , , , ,
10 comments

Sore itu saya sedang mengantre di sebuah mini market. Saat tinggal menunggu 1 orang lagi di depan saya, tiba-tiba seorang perempuan muda nyelonong begitu saja ke depan kasir. Sambil menanyakan sebuah merk rokok, dengan tenangnya dia menyimpan belanjaannya di meja kasir. “Ini, mbak! Sambil mengeluarkan dompetnya. Tapi sepertinya sang kasir pun tidak meresponnya karena sedang sibuk melayani pembeli yang mengantre di depan saya.

"Malas mengantre (dok - indrakh)"

“Malas mengantre (dok – indrakh)”

Melihat kejadian itu saya pun bereaksi. Usai orang di depan selesai membayar, langsung saja saya pindahkan belanjaan milik perempuan tersebut ke pinggir meja kasir, lalu saya katakan: “Giliran saya dulu, ya mbak! Silahkan antre di belakang. Tidak ada komentar atas pernyataan tersebut. Dia terlihat terus berbincang dengan temannya. Entah merasa malu, atau memang tidak acuh. Selesai melakukan pembayaran saya langsung ke luar mini market tersebut.

(lebih…)

Warung dan Peradaban Mei 2, 2013

Posted by indra kh in Budaya.
Tags: , ,
21 comments

Warung itu unik. Sepintas fungsinya sekedar tempat jual beli, padahal kalau ditelusuri lebih lanjut ia memiliki fungsi-fungsi lain. Bahkan bisa juga dikatakan sebuah warung dapat memengaruhi peradaban sebuah kampung atau daerah. 

"Warung, tempat terenak untuk transit ketika hiking" (dok-indrakh)

“Warung, tempat terenak untuk transit ketika hiking” (dok-indrakh)

Warung seringkali menjadi tempat pertukaran informasi antara pembeli dan penjual. Coba saja Anda kunjungi sebuah warung, terutama yang menyediakan tempat duduk untuk pengunjungnya. Dengarkan saja apa yang sedang dibicarakan oleh penjual dan pembeli pada saat transaksi. Topik pembicaraannya pasti beragam. Bukan hanya tentang barang yang diperjualbelikan yang mereka bicarakan, terkadang ada obrolan politik, keluarga, peristiwa terkini, dan biasanya tidak ketinggalan juga tema tentang gosip. 

(lebih…)

Pertunjukan Egrang Kian Jarang Mei 16, 2012

Posted by indra kh in entertainment, featured, pertunjukan, seni.
Tags: , , ,
14 comments

Anda pasti mengenal egrang atau jangkungan. sebuah permainan dengan menggunakan alat berupa dua batang tongkat dari bambu yang diberi tumpuan sebagai tempat untuk berpijak orang yang menaikinya. Zaman dulu egrang sering dimainkan anak-anak saat senggang. Terkadang saat perayaan 17 Agustusan, alat ini dijadikan ajang balapan anak-anak, mengadu cepat dengan menggunakan egrang.

Pertunjukan egrang dan sisingaan

Selain dimainkan oleh anak-anak di Indonesia egrang biasanya dipertunjukan dalam acara pesta khitanan atau pernikahan. Di Jawa Barat,  jangkungan ini biasanya dipertontonkan bersama sisingaan sebagai penambah atraksi, seni pertunjukan asal Subang berupa keterampilan memainkan tandu berisi boneka singa berpenunggang.

(lebih…)