jump to navigation

Buku Bekas, Meski Lawas Tetap Berkelas Juni 18, 2012

Posted by indra kh in buku, pendidikan, perkembangan anak.
Tags: , , , ,
15 comments

Lewat majalah bekas saya jadi tahu tentang adanya Gua Krubera, gua terdalam di dunia. Gua yang berada di Abkhazia, di bibir laut hitam ini berhasil dijelajahi hingga sedalam 2080 meter oleh 56 orang penjelajah gua yang berasal dari 7 negara. Untuk menaklukkannya para penjelajah tersebut mesti membawa perlengkapan hingga 5 ton.

Jika dilihat sepintas, dibandingkan dengan pembaca buku bekas, peminat buku baru tentunya lebih banyak. Toko buku yang memajang buku-buku baru biasanya lebih ramai pengunjungnya dibandingkan dengan pasar loak buku atau penjaja buku kaki lima yang menawarkan buku-buku usang. Temanya yang memuat kekinian dan bentuknya yang masih gres tak berdebu membuat buku baru lebih diburu ketimbang buku jadul.

“Buku lawas, murah tapi masih punya kualitas” (dok-indrakh)

Sebenarnya jika berbicara konten, ilmu yang bisa diperoleh dari buku bekas juga tak kalah. Banyak sekali tulisan yang tak lekang dimakan zaman, tak pupus dimakan usia, dan bermanfaat untuk masa kini. Lewat buku bekas Anda masih mungkin menjelajah dunia, karena masih banyak sekali pengetahuan yang belum diketahui.

(lebih…)

Iklan

Nasib Buku di Ruang Tunggu April 24, 2012

Posted by indra kh in buku.
Tags: , , , ,
5 comments

Salah satu ciri khas yang melekat di sebuah ruang tunggu adalah buku. Ruang tunggu di kantor,  dokter, klinik, bengkel, bank, atau loby hotel hampir pasti dilengkapi dengan buku atau surat kabar untuk bahan bacaan dan pengusir jenuh saat menunggu.  Mau komik, novel, majalah, koran orang tinggal memilih. Mau terbitan lama atau baru biasanya tidak masalah, orang masih banyak yang tertarik untuk membacanya.

Gadget lebih menarik jadi teman di ruang tunggu (dok-indrakh)

Lalu, masihkah kini buku menjadi pilihan utama orang-orang saat menunggu di ruang tunggu?

(lebih…)

Bras Basah Complex, Palasarinya Negeri Singa Desember 21, 2010

Posted by indra kh in buku, Jalan-jalan, media, my-life, seni, serbaneka, Singapura, travel and places.
Tags: , , , ,
34 comments

Kualitas buku atau majalah bekas di bursa buku yang ada di kawasan Bain Street ini jangan berpikiran sama kualitasnya dengan buku-buku atau majalah bekas yang dijual di Jalan Cikapundung.

Sepertinya belakangan ini saya sedang senang menulis tentang dunia buku. Jika postingan sebelumnya bercerita tentang perpustakaan dan Bursa Buku Palasari, maka kini saya akan menulis tentang Bras Basah Complex, salah satu tempat wisata buku di Singapura yang menurut saya wajib dikunjungi jika Anda datang ke sana.

Bras Basah Complex, Palasarinya Singapura (dok - indra kh)

Jika di Bandung ada Bursa Buku Palasari maka di Singapura ada Bras Basah Complex. Bedanya buku yang dipajang di bursa buku negeri Temasek ini lebih variatif dan menarik, plus lebih banyak yang unik. Apalagi ensiklopedinya, cukup murah. Kalau punya uang banyak dan buku-buku yang akan dibeli bisa dengan mudah  dibawa ke tanah air, bisa-bisa lupa diri memborong buku.

(lebih…)

Bursa Buku Palasari Desember 15, 2010

Posted by indra kh in Bandung, buku, featured, Jalan-jalan, pasar, serbaneka.
Tags: , , ,
33 comments

Belakangan saya lihat bermunculan toko-toko buku baru di Bandung. Senang juga sih, karena itu artinya tempat untuk mencari buku jadi semakin banyak pilihan. Meskipun demikian, bursa buku di Palasari sepertinya tetap menjadi pilihan banyak orang untuk membeli buku.

Salah satu kios di Bursa Buku Palasari (dok- indra kh)

Saya amati banyak orang yang mendatangi toko-toko buku tersebut hanya untuk mencari informasi mengenai buku-buku apa saja yang jadi best seller saat ini; judulnya apa dan pengarangnya siapa? Usai itu tetap saja mereka akan membelinya ke Palasari karena harga yang lebih murah. Atau kalaupun datang ke toko buku tersebut hanya untuk numpang baca. 🙂

(lebih…)

Antrean di Perpustakaan, Bukan Antrean Biasa November 30, 2010

Posted by indra kh in inspirasi, Jalan-jalan, serbaneka, Singapura.
Tags: , , , ,
43 comments

Masih ingat dengan antrean para pembeli sepatu di salah satu Mal di Jakarta pada April 2009 lalu? Mereka bersedia  mengantre sejak pagi agar bisa berada di urutan terdepan saat gerai sepatu itu mulai dibuka, karena takut kehabisan model sepatu yang diidam-idamkan. Nah mungkin tidak antrian semacam itu terjadi di perpustakaan?

Perpustakaan Nasional Singapura (dok-indrakh)

Kalau di perpustakaan kita, saya masih sedikit sangsi. Tapi kalau di negeri lain seperti Singapura bisa dipercaya. Ya, yang saya tahu di Negeri Singa itu orang biasanya sudah mengantre sejak pagi untuk menunggu perpustakaan nasional buka. Kenapa mereka rela mengantre? Karena ingin mendapatkan tempat paling strategis dan paling nyaman untuk membaca.

(lebih…)