jump to navigation

Melihat Lembang dan Bandung dari Puncak Gunung Batu Mei 18, 2014

Posted by indra kh in anak, hiking, Jalan-jalan, keluarga, pendidikan.
Tags: , , , , , , , , ,
12 comments

Hari Sabtu atau Minggu adalah jadwal hiking buat keluarga kami.  Tujuan kali ini adalah puncak Gunung Batu (1228 m) di daerah Pagerwangi, Lembang (-6.830269,107.636036). Dari atas Gunung yang terbentuk dari hasil interupsi lava yang muncul ke permukaan akibat gesekan lateral patahan itu, rencananya kami ingin melihat panorama pegunungan yang mengelilingi Lembang dan Bandung serta patahan Lembang ke arah timur.

Gunung Batu dari kejauhan (foto: indra kh)

Gunung Batu dari kejauhan (foto: indra kh)

Menggunakan Delman

Dari pusat Kota Lembang sebenarnya ada beberapa alternatif moda transportasi yang bisa dipilih untuk menuju Gunung Batu. Pilihannya bisa menggunakan angkot Lembang – Cibodas, ojek, atau delman. Karena kemarin anak bungsu kami meminta untuk naik delman, akhirnya moda transportasi itulah yang dipilih. Tarif delman dari Pasar Panorama menuju Jl. Maribaya/Buni Asih sebenarnya 2000 Rupiah/orang, hanya saja karena kasihan melihat kusir delman yang tampak kelelahan kami kemudian memberi 12 ribu Rupiah untuk 4 orang. (lebih…)

Iklan

Floating Market Lembang Januari 3, 2013

Posted by indra kh in Bandung, Jalan-jalan, Lembang, travel and places.
Tags: , , , , , , , ,
37 comments

Kian hari kian sedikit situ, atau danau yang masih bertahan di kota besar, terutama yang dekat ke pusat kota. Sebagian sudah beralih fungsi menjadi permukiman  atau pertokoan. Tengok saja Situ Aksan, salah satu peninggalan Danau Bandung Purba yang sekarang hanya tersisa dongengnya saja karena sudah berubah menjadi real estate.

Di Lembang, tak jauh dari pusat kotanya ada dua situ yang cukup besar, yakni Situ Umar, dan Situ Karang Putri. Keduanya masih bisa bertahan dan masih ramai dikunjungi karena menjadi arena pemancingan.

Situ Umar menjadi Floating Market Lembang

Situ Umar menjadi Floating Market Lembang (dok-indrakh)

Beberapa waktu lalu saya melihat banyak alat berat di sekitar Situ Umar. Awalnya saya merasa khawatir, jangan-jangan akan bernasib sama dengan Situ Aksan, yang berubah menjadi permukiman atau cluster mewah. Jika itu benar terjadi tentu sangat disayangkan, karena Lembang akan kehilangan satu danau penyimpan air, dan juga akan berisiko membahayakan  penduduk yang memililih bermukim di Situ Umar dan sekitarnya. Mengapa berbahaya? Karena Situ Umar ini sebenarnya merupakan salah satu bagian lereng dari patahan Lembang yang masih aktif bergerak hingga kini. Para peneliti LIPI sebagaimana yang mungkin pernah Anda lihat di program acara Cincin Api, KompasTV  telah menemukan fakta tanah yang berlapis-lapis di Situ tersebut, yang diduga akibat gempa bumi yang terjadi berulang kali.

(lebih…)

Padepokan Madani Februari 14, 2012

Posted by indra kh in Jalan-jalan, Lembang, tempat meeting, travel and places.
Tags: , , , , , ,
12 comments

Kemarin kantor Kami mengadakan meeting di Padepokan Madani, Lembang. Suasananya ternyata enak juga, sejuk.  Jika Anda ingin mencari lokasi yang tepat untuk melihat panorama Kota Bandung dari ketinggian, tempat ini bisa menjadi salah satu pilihannya, karena Padepokan Madani ada di ketinggian sekitar 1200 m.

Salah satu sudut Padepokan Madani (dok-indrakh)

Untuk kepentingan meeting, tempat yang berada di kawasan Bandung utara ini memiliki 8 ruang pertemuan. Kemarin Kami memilih tempat yang cukup untuk sekitar 30 orang. Tempatnya enak, sound systemnya juga cukup baik, hanya saja soket/colokan listrik untuk peserta meeting tidak disiapkan dengan teliti , sehingga di awal acara banyak yang tidak bisa digunakan. Untung saja pihak pengelolanya cukup responsif menanggapi keluhan Kami.

(lebih…)

Pelesir ke Perkebunan Kina Bukit Tunggul Januari 18, 2010

Posted by indra kh in Jalan-jalan, keluarga, Lembang, lingkungan, travel and places.
Tags: , ,
56 comments

Kisah Sangkuriang dan Dayang Sumbi begitu melegenda di Tatar Sunda. Deretan Gunung Tangkuban Parahu (2.084 meter), Burangrang (2.064 meter), Bukit Tunggul (2.209 meter), Gunung Putri hingga wilayah Ujung Berung kerap disebutkan dalam epik yang berakhir tragis itu. Salah satu bagian dalam alur cerita tersebut adalah tentang asal muasal bahan Perahu Sangkuriang yang dikisahkan berasal dari pohon di wilayah timur, yang tunggulnya kemudian berubah menjadi Gunung Bukit Tunggul.

Pemandangan Sekitar Patrol (dok/ikh)

Selama ini dalam benak saya keindahan Gunung Bukit Tunggul belum bisa mengalahkan eloknya Gunung Tangkuban Parahu atau pun Gunung Burangrang. Pasalnya kedua gunung yang disebut  terakhir itu lebih tersohor keindahannya dibandingkan Bukit Tunggul. Namun dugaan saya itu keliru, karena Bukit Tunggul ternyata juga memiliki pemandangan yang tak kalah eksotis.

(lebih…)